Wednesday, December 26, 2012

Skripsi Biologi Gratis | Kumpulan Contoh Judul Skripsi Biologi

Biologi atau ilmu hayat adalah ilmu yang mempelajari aspek fisik kehidupan. Istilah "biologi" dipinjam dari bahasa Belanda, biologie, yang juga diturunkan dari gabungan kata bahasa Yunani, βίος, bios ("hidup") dan λόγος,logos ("lambang", "ilmu"). Istilah "ilmu hayat" dipinjam dari bahasa Arab, juga berarti "ilmu kehidupan". Obyek kajian biologi pada masa kini sangat luas dan mencakup semua makhluk hidup dalam berbagai aspek kehidupannya.

Berbagai cabang biologi mengkhususkan diri pada setiap kelompok organisme, seperti botani (ilmu tentang tumbuhan), zoologi (ilmu tentang hewan), dan mikrobiologi (ilmu tentang jasad renik). Perbedaan-perbedaan dan pengelompokan berdasarkan ciri-ciri fisik kelompok organisme dipelajari dalam sistematika, yang di dalamnya mencakup pula taksonomi dan paleobiologi.

Berbagai aspek kehidupan dikaji pula dalam biologi. Ciri-ciri fisik bagian tubuh dipelajari dalam anatomi dan morfologi, sementara fungsinya dipelajari dalam fisiologi. Perilaku hewan dipelajari dalam etologi. Perkembangan ciri fisik makhluk hidup dalam kurun waktu panjang dipelajari dalam evolusi, sedangkan pertumbuhan dan perkembangan dalam siklus kehidupan dipelajari dalam biologi perkembangan. Interaksi antar sesama makhluk dan dengan alam sekitar mereka dipelajari dalam ekologi; Mekanisme pewarisan sifat—yang berguna dalam upaya menjaga kelangsungan hidup suatu jenis makhluk hidup—dipelajari dalam genetika.

Saat ini bahkan berkembang aspek biologi yang mengkaji kemungkinan berevolusinya makhluk hidup pada masa yang akan datang, juga kemungkinan adanya makhluk hidup di planet-planet selain bumi, yaitu astrobiologi. Sementara itu, perkembangan teknologi memungkinkan pengkajian pada tingkat molekul penyusun organisme melalui biologi molekular serta biokimia, yang banyak didukung oleh perkembangan teknik komputasi melalui bidang bioinformatika.

Ilmu biologi banyak berkembang pada abad ke-19, dengan ilmuwan menemukan bahwa organisme memiliki karakteristik pokok. Biologi kini merupakan subyek pelajaran sekolah dan universitas di seluruh dunia, dengan lebih dari jutaan makalah dibuat setiap tahun dalam susunan luas jurnal biologi dan kedokteran.

Di bawah ini adalah referensi judul skripsi yang kami ambil dari seluruh universitas di indonesia, jika sahabat mahasiswa membutuhkan file lengkap skripsi biologi ataupun jurusan biologi bisa memesan paket mega skripsi yang berisi 1300 skripsi semua jurusan hanya dengan mengeluarkan uang saku sebesar Rp.150.000,- saja. Bagi skripsi informatika dan ilmu komputer sebagian telah dilengkapi program+sourcecode lengkap. silahkan pesan Di sini >> Order Mega Skripsi


Kami juga menawarkan paket mega source code lengkap, yaitu kumpulan program, sourcecode, aplikasi Visual Basic (VB), PHP yang berisi lebih dari 160 program+sourcecode lengkap didalamnya, kami mengemasnya di dalam 3 DVD dengan total file 12 giga. Jika sahabat mahasiswa tertarik silahkan memesan di sini >> Order Mega Source code


Di bawah ini adalah Kumpulan Judul Skripsi Gratis jurusan biologi.


Kumpulan Judul Skripsi Biologi :
  1. STUDI KORELASI TINGKAT PENDIDIKAN ORANG TUA TERHADAP PRESTASI BELAJAR SISWA BIDANG STUDI BIOLOGI KELAS IIA2 SMA KEMALA BHAYANGKARI PORONG ? SIDOARJO TAHUN AJARAN # DINAMIKA POPULASI AKASIA DURI (Acacia nilotica (L.) Willd. ex Del.) DAN BIDURI (Calotropis gigantea (Willd.) Dryand. ex Ait. f.)DI SAVANA BEKOL TAMAN NASIONAL BALURAN BANYUWANGI
  2. ANALISIS JUMLAH BAKTERI INDIKATOR PENCEMARAIR PADA SUNGAI BRANTAS DI DESA KENDALPAYAKKECAMATAN PAKIS SAJI KABUPATEN MALANG
  3. DINAMIKA POPULASI AKASIA DURI (Acacia nilotica (L.) Willd. ex Del.) DAN BIDURI (Calotropis gigantea (Willd.) Dryand. ex Ait. f.)DI SAVANA BEKOL TAMAN NASIONAL BALURAN BANYUWANGI
  4. Analisis Residu Insektisida Dursban 20 EC pada Sayuran Sawi Putih (Brassica juncea L) dan Kubis Telur (Brassica oleracea L) yang ditanam Di Wilayah Kecamatan Bumiaji Batu
  5. ANALISIS PENERAPAN RECIPROCAL TEACHING MATA PELAJARAN BIOLOGI POKOK BAHASAN LINGKUNGAN KELAS I SEMESTER II TAHUN PELAJARAN 2003 ? 2004 DI SMU WIDYAGAMA MALANG
  6. PERBEDAAN KWALITAS CARA PEMINDANGAN IKAN LAYANG (Decapterus russelli Ruppell ) DENGAN TEKNIK PRESTO DAN NON PRESTO
  7. PENGARUH METODE PENGASAPAN TERHADAP KUALITAS IKAN BANDENG (Chanos chanos forsk)
  8. HUBUNGAN ANTARA TINGKAT PENGETAHUAN DENGAN SIKAP GURU BIOLOGI SMU NEGERI SE-KABUPATEN PROBOLINGGO TERHADAP TEORI EVOLUSI MAKHLUK HIDUP
  9. PENGARUH PENAMBAHAN EKSTRAK NENAS (Ananas comosus) DAN KALSIUM KLORIDA (CaCl2) TERHADAP KUALITAS KEJU
  10. STUDI MENGENAI KESEGARAN IKAN YANG DISIMPAN DALAM MESIN PENDINGIN (REFRIGRATOR ) OLEH PEDAGANG IKAN AIR TAWAR SEGAR DI PASAR TULANGAN, KEC-TULANGAN, KAB- SIDOARJO
  11. PENGARUH LAMA PEMBEKUAN TERHADAP MUTU DAGING AYAM DITINJAU DARI KANDUNGAN PROTEIN, JUMLAH TOTAL KOLONI BAKTERI DAN ORGANOLEPTIK
  12. PENGARUH ASAM SITRAT DAN PEKTIN TERHADAP MUTU SELAI JAMBU BIJI BANGKOK ( Psidium guajava L
  13. PENGARUH ASAM SITRAT DAN GULA TERHADAP MUTU SELAI DARI DAMI NANGKA VARIETAS NANGKA KUNIR (Artocarpus heterophyllus)
  14. INVENTARISASI EKTOPARASIT PADA AYAM KAMPUNG (Gallus domesticus) DI DESA NGENEP, KECAMATAN KARANGPLOSO, KABUPATEN MALANG, JAWA TIMUR
  15. PENGARUH KONSENTRASI KALIUM BISULFIT (KHSO3) TERHADAP KUALITAS CABAI MERAH KERING (Capsicum annuum L.)
  16. PERBEDAAN PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN MATERI PEMBELAHAN MITOSIS-MIOSIS TERHADAP PRESTASI BELAJAR SISWA SLTP NEGERI 3 BATU
  17. EFEK HIPOGLIKEMIK UBI JALAR (Ipomea batatas L.) VARIETAS JAGO PADA MENCIT (Mus musculus) STRAIN BALB C
  18. PENGARUH KONSENTRASI ASAM BENZOAT TERHADAPKUALITAS CABAI MERAH (Capsicum annuum.L) SEGAR
  19. PERUBAHAN KADAR AMILUM DAN GULA REDUKSIUMBI UBI JALAR (Ipomoea batatas Lam.Poir)PADA BERBAGAI CARA DAN LAMA PENYIMPANAN
  20. Perbedaan Metode Pengajaran Remedial terhadap Peningkatan Prestasi Belajar Siswa Kelas I Bidang Studi Biologi Madrasah Aliyah Negeri Negara – Bali Tahun Ajaran 2003 – 2004
  21. PENGETAHUAN SISWA SLTPN I KECAMATAN UDANAWU KABUPATEN BLITAR TENTANG TANAMAN OBAT TRADISIONAL
  22. PERBEDAAN EFEKTIVITAS PERASAN RIMPANG Curcuma aeroginosa, Curcuma heyneana, Curcuma xanthorrhiza dan Zingiber aromatica DALAM PENGENDALIAN CACING GELANG (Ascaridia galli) SECARA IN VITRO
  23. PENGARUH EKSTRAK BAWANG MERAH (Allium cepa L) DAN EKSTRAK BAWANG PUTIH (Allium sativum L) TERHADAP PERTUMBUHAN STEK BUNGA MAWAR (Rosa sinensis L)
  24. TINGKAT PENGETAHUAN DAN PERSEPSI NELAYAN DI KECAMATAN NGADIROJO KABUPATEN PACITAN PROPINSI JAWA TIMUR TERHADAP KONSERVASI PENYU LAUT
  25. IDENTIFIKASI TUMBUHAN LUMUT (Bryophyta) DI SUKAMADE TAMAN NASIONAL MERU BETIRI KABUPATEN BANYUWANGI
  26. INVENTARISASI SERANGGA PREDATOR HAMA PADI PADA AREAL PERTANIAN PADI DESA JARANGAN KECAMATAN REJOSO KABUPATEN PASURUAN
  27. PERBEDAAN PENGARUH PENAMBAHAN EMULSIFIER POLISAKARIDA DAN MONOSODIUM POSPHAT TERHADAP KUALITAS KEJU OLAHAN
  28. MUTU MIKROBIOLOGIS WINGKO DI BEBERAPA HOME INDUSTRI WINGKO DI KEC. BABAT KAB. LAMONGAN
  29. UJI TOKSISITAS AKUT SURFAKTAN DETERJEN DAN LAMA PENDEDAHAN TERHADAP KEPITING SUNGAI
  30. PENGARUH LAMA PERENDAMAN JAGUNG GILING DAN DOSIS RAGI TERHADAP KADAR ALKOHOL TAPE JAGUNG GILING
  31. PENGARUH KONSENTRASI FILTRAT DAUN TEMBAKAU (Nicotiana tabacum L.) KERING TERHADAP JUMLAH KEMATIAN LARVA NYAMUK Aedes aegypti
  32. KAJIAN SUKSESI VEGETASI DI KAWASAN GUNUNG PANDERMAN SETELAH KEBAKARAN TAHUN 2002
  33. PENGARUH JENIS TELUR DAN TEMPERATUR PENGERINGAN TRAY DRYING TERHADAP KUALITAS TELUR BUBUK
  34. PENGARUH VARIETAS BUAH APEL DAN PROPORSI TEPUNG KETAN TERHADAP KUALITAS JENANG APEL
  35. PENGARUH BERBAGAI KONSENTRASI INSEKTISIDA TERHADAP DAYA TETAS TELUR IKAN MAS (Cyprinus carpio. L).
  36. PENGARUH PUPUK DAUN MERK BAYFOLAN DAN LAMA PEMERAMAN LIMBAH CAIR TAHU TERHADAP PERTUMBUHAN TANAMAN BAYAM CABUT (Amaranthus tricolor L) YANG DITANAM SECARA HIDROPONIK DENGAN METODE KULTUR PASIR
  37. UJI EFEKTIVITAS DEKOK DAUN SENDOK (Plantago mayor L.) TERHADAR KADAR BILIRUBIN TOTAL SERUM MENCIT (Rattus norvegicus) YANG DIINDUKSI DENGAN CCL4
  38. UJI KUALITAS NATA DE CACAO DENGAN BERBAGAI PERLAKUAN KOMBINASI KONSENTRASI STARTER (Acetobacter xylinum) DAN PENAMBAHAN GULA
  39. STUDI EKTOPARASIT PADA BENIH IKAN MAS (Cyprinus carpio L.) DI BALAI BENIH IKAN (BBI) PUNTEN KOTA BATU PADA BULAN AGUSTUS –OKTOBER TAHUN 2003
  40. KEANEKARAGAMAN DAN DISTRIBUSI MAKRO ALGA DI PERAIRAN PASANG SURUT PANTAI BAWUR KECAMATAN SUDIMORO KABUPATEN PACITAN
  41. UJI EFEKTIFITAS DEKOK DAUN SENDOK (Plantago mayor) SEBAGAI HEPATOPROTEKTOR TERHADAP SEL HATI MENCIT (Rattus norvegicus) YANG DIINDUKSI DENGAN CCl4
  42. ANALISA ZAT WARNA MERAH PADA PERMEN YANG DIJUAL DI BEBERAPA TOKO DI PASAR DINOYO TAHUN 2003-2004
  43. ANALISIS KANDUNGAN ZAT ADDITIVE PADA SAUS BERBAGAI MERK DI PASAR DINOYO MALANG
  44. STUDI KUALITAS MADU LEBAH (Apis sp) DALAM KEMASAN BERLABEL DAN TIDAK BERLABEL YANG ADA DI PASARAN KOTAMADYA MALANG
  45. PERTUMBUHAN FITOPLANKTON SELAMA PEMUPUKAN DI TAMBAK BANDENG (Chanos chanos forks) UJUNGPANGKAH GRESIK
  46. KETERAMPILAN MENJELASKAN GURU BIOLOGI DALAM PROSES BELAJAR MENGAJAR DI SEKOLAH MENENGAH ATAS MUHAMMADIYAH DI KOTA MALANG
  47. KADAR PEMANIS BUATAN PADA MINUMAN YANG DIJUAL DI SEKOLAH DASAR DI KECAMATAN WONOAYU KABUPATEN SIDOARJO
  48. PENGARUH PENAMBAHAN BEBERAPA KLON TEPUNG UBIJALAR (Ipomea batatas L.) TERHADAP KUALITAS MIE
  49. ANALISA SIFAT FISIK DAN KIMIA PATI UBI JALAR (Ipomea batatas L.) VARIETAS AYAMURASAKI DAN PAKHONG
  50. PERUBAHAN KADAR PROTEIN DAN VITAMIN C PADA DAUN CINCAU HITAM (Mesona palustris BI) DAN DAUN CINCAU HIJAU (Cyclea barbata Miers) SETELAH MENGALAMI PENGOLAHAN
  51. PENGENDALIAN KUALITAS UNTUK MENEKAN PRODUK CACAT PADA CV. BUMI BUANA CITRA
  52. PENGARUH PEMBERIAN NUTRISI DARAH KAMBING TERHADAP REGENERASI POTONGAN TUBUH ANTERIOR DAN POSTERIOR PLANARIA (Dugesia tigrina)
  53. PENGARUH KAS DAN PINJAMAN YANG DISALURKAN TERHADAP PENDAPATAN KOPERASI UNIT DESA (KUD) SRI TANJUNG KRAI YOSOWILANGUN- LUMAJANG
  54. PENGARUH BERBAGAI DOSIS FILTRAT BUAH MERAH (Pandanus conoideus Lam) TERHADAP GAMBARAN HISTOLOGI KELENJAR PANKREAS PADA TIKUS PUTIH (Rattus norvegicus) YANG DIINDUKSI DENGAN ALLOXAN
  55. PENERAPAN METODE BERMAIN PERAN DALAM PEMBELAJARAN BIOLOGI UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS BERMAIN PERAN SISWA KELAS XI IPA DI SMA NEGERI 5 PAMEKASAN ? MADURA
  56. ANALISIS PERBEDAAN KINERJA KEUANGAN PERUSAHAAN MULTINASIONAL DENGAN PERUSAHAAN DOMESTIK (STUDI KASUS PADA PERUSAHAAN MULTINASIONAL DAN DOMESTIK YANG TERCATAT DI BEJ PERIODE 2006)
  57. ANALISIS EFEKTIVITAS IKLAN TELEVISI SAMPOERNA HIJAU VERSI ?TEMAN BISA JADI PEGANGAN? (STUDI PADA PENDUDUK DESA JERUK SEGER KECAMATAN GEDEG KABUPATEN MOJOKERTO)
  58. ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG DIPERTIMBANGKAN KONSUMEN DALAM MENGGUNAKAN I-RING INDOSAT (Studi Pada mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang)
  59. ANALISIS KINERJA KEUANGAN PADA PERUSAHAAN DAERAH AIR MINUM KABUPATEN PAMEKASAN
  60. PERUMUSAN STRATEGI PEMASARAN PADA RUMAH SAKIT ISLAM HASANAH MUHAMMADIYAH KOTA MOJOKERTO
  61. PENGARUH STRES KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN CV. MITRA SEJATI KOMUNIKA MALANG
  62. PENGARUH BAURAN PEMASARAN TERHADAP JUMLAH PEMASANG JASA PENYIARAN IKLAN (Studi pada Radio Republik Indonesia Malang)
  63. ANALISIS EFEKTIFITAS DAN EFISIENSI PENGGUNAAN MODAL KERJA PADA PERUSAHAAN OLEH-OLEH KHAS MALANG CV. CAPRINA AGROINDUSTRI
  64. PENERAPAN STRATEGI PEMASARAN PADA PERUSAHAAN KERUPUK TAPIOKA UD. MEKAR DI KABUPATEN KARANGANYAR
  65. DIVERSITAS STRUKTUR MORFOLOGI POLEN DAN PREFERENSI LEBAH MADU (Apis mellifera) PADA BEBERAPA TAKSA TUMBUHAN DI PETERNAKAN ISTANA LEBAH MADU KECAMATAN LICIN KABUPATEN BANYUWANGI, JAWA TIMUR.
  66. PENERAPAN PENDEKATAN SAINS TEKNOLOGI MASYARAKAT ( STM ) SEBAGAI UPAYA UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN PROSES SAINS DAN PEMAHAMAN KONSEP SISWA KELAS 7A DI SMP MUHAMMADIYAH 08 BATU
  67. PENERAPAN PENDEKATAN SAINS TEKNOLOGI MASYARAKAT ( STM ) SEBAGAI UPAYA UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN PROSES SAINS DAN PEMAHAMAN KONSEP SISWA KELAS 7A DI SMP MUHAMMADIYAH 08 BATU
  68. EFEK ANTIPIRETIK DEKOK DAUN SIRIH (Piper betle L) TERHADAP PENURUNAN SUHU TUBUH TIKUS PUTIH (Rattus norvegicus) YANG DIBERI VAKSIN DPT
  69. PENGARUH PEMBERIAN KONSENTRASI PUPUK KALSIUM OKSIDA (CaO) DAN PUPUK MAGNESIUM OKSIDA (MgO) TERHADAP PERTUMBUHAN TANAMAN JARAK PAGAR (Jatropha curcas Linn)
  70. PENGARUH KONSENTRASI FILTRAT DAUN CENGKEH (Eugenia aromatica) KERING TERHADAP MORTALITAS LARVA NYAMUK Aedes aegypti
  71. PENGARUH FILTRAT DAUN CENGKEH (Syzygium aromaticum) TERHADAP KELULUSHIDUPAN IKAN GURAMI (Osphronemus gourami) YANG TERINFEKSI BAKTERI Aeromonas hydrophilla
  72. PENGARUH LATIHAN FISIK TERHADAP KEPADATAN TULANG PADA TIKUS PUTIH (Rattus norvegicus) USIA MUDA DAN DEWASA
  73. UJI TINGKAT TOKSISITAS AKUT KONSUMSI TEMPE GEMBUS TERHADAP TIKUS PUTIH (Rattus norvegicus)
  74. STUDI ETNOBOTANI TANAMAN OBAT PADA MASYARAKAT SUKU SAMIN Di Dusun Jepang, Desa Margomulyo, Kecamatan Margomulyo, Kabupaten Bojonegoro
  75. PENERAPAN ASESMEN KINERJA PADA KEGIATAN PRAKTIKUM PEMBELAJARAN BIOLOGI UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS II SMA BAHRUL ULLUM SEKAPUK UJUNG PANGKAH GRESIK
  76. PENGARUH KONSENTRASI KARAGINAN TERHADAP KADAR SERAT, VITAMIN C DAN ORGANOLEPTIK JELLY DRINK WORTEL
  77. STUDI PEMANFAATAN TUMBUHAN BERKHASIAT OBAT DI DESA BARALER KECAMATAN PANTAR BARAT KABUPATEN ALOR PROPINSI NTT
  78. STUDI PEMANFAATAN TUMBUHAN BERKHASIAT OBAT DI DESA BARALER KECAMATAN PANTAR BARAT KABUPATEN ALOR PROPINSI NTT
  79. PENGARUH FILTRAT DAUN CENGKEH (Syzygium aromaticum) TERHADAP KELULUSHIDUPAN IKAN GURAMI (Osphronemus gourami) YANG TERINFEKSI BAKTERI Aeromonas hydrophilla
  80. PENGARUH LATIHAN FISIK TERHADAP KEPADATAN TULANG PADA TIKUS PUTIH (Rattus norvegicus) USIA MUDA DAN DEWASA
  81. STUDI ETNOBOTANI TANAMAN OBAT PADA MASYARAKAT SUKU SAMIN Di Dusun Jepang, Desa Margomulyo, Kecamatan Margomulyo, Kabupaten Bojonegoro
  82. PENERAPAN ASESMEN KINERJA PADA KEGIATAN PRAKTIKUM PEMBELAJARAN BIOLOGI UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS II SMA BAHRUL ULLUM SEKAPUK UJUNG PANGKAH GRESIK
  83. PENGARUH KONSENTRASI KARAGINAN TERHADAP KADAR SERAT, VITAMIN C DAN ORGANOLEPTIK JELLY DRINK WORTEL
  84. STUDI PEMANFAATAN TUMBUHAN BERKHASIAT OBAT DI DESA BARALER KECAMATAN PANTAR BARAT KABUPATEN ALOR PROPINSI NTT
  85. Hubungan Kandungan Logam Berat Timbal (Pb) pada Sedimen dengan Kandungan Logam Berat Pb pada Kupang Putih (Corbula faba) di Perairan Pantai Kraton Kabupaten Pasuruan
  86. ANALISIS KADAR PENGAWET BORAKS PADA BLENG DAN KERUPUK PULI YANG DIPRODUKSI OLEH BEBERAPA HOME INDUSTRI KABUPATEN MAGETAN
  87. PENGARUH KETUAAN DAN KONSENTRASI DEKOK DAUN SALAM (Syzygium polyanthum (Wight.) Walp.) TERHADAP DIAMETER ZONA HAMBAT Salmonella typhi SECARA IN VITRO
  88. PEMANFAATAN SPERMODERMIS KEDELAI (Glycine max L.) SEBAGAI BAHAN DASAR MAKANAN BERSERAT (NATA) DENGAN PENAMBAHAN GULA KELAPA
  89. UJI EFEKTIFITAS INFUS DAUN SIRIH (Piper betle L) TERHADAP PERTUMBUHAN Colletotrichum gloeosporioides SECARA IN VITRO
  90. PENERAPAN PEMBELAJARAN KOOPERATIF KONSTRUKTIVISTIK UNTUK MENINGKATKAN MOTIFASI DAN PRESATASI SISWA POKOK BAHASAN FOTOSINTESIS KELAS II BELAJAR SMP MUHAMMADIYAH 06 DAU BATU
  91. PENGARUH BERBAGAI DOSIS FILTRAT BUAH MERAH (Pandanus conoideus Lam) TERHADAP GAMBARAN HISTOLOGI KELENJAR PANKREAS PADA TIKUS PUTIH (Rattus norvegicus) YANG DIINDUKSI DENGAN ALLOXAN
  92. PENGARUH PEMBERIAN SARI SEDU TEH HIJAU (Camellia sinensis) TERHADAP PENEBALAN TUNIKA AORTA JANTUNG TIKUS PUTIH (Rattus norvegicus) YANG DIBERI DIET TINGGI LEMAK
  93. PENGARUH LENDIR LIDAH BUAYA ( Aloe vera L.) TERHADAP ZONA HAMBAT Candida albicans
  94. PENGARUH DOSIS DAN FREKUENSI PEMBERIAN FILTRAT BIJI BUNGA MATAHARI (Helianthus annuus L.) TERHADAP KADAR BILIRUBIN TOTAL SERUM PADA TIKUS PUTIH (Rattus norvegicus) YANG DIINDUKSI DENGAN CCl4
  95. PENGARUH JENIS DAN KONSENTRASI PENAMBAHAN BERBAGAI TEPUNG PENSTABIL TERHADAP KUALITAS DODOL LABU KUNING (Cucurbita moschata)
  96. PENGARUH BERBAGAI DOSIS FILTRAT DAUN MURBEI ( Morus alba) TERHADAP PENURUNAN SUHU TUBUH TIKUS PUTIH (Rattus norvegicus) YANG DIDEMAMKAN DENGAN VAKSIN DPT
  97. PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA TRANSPARANSI DAN MEDIA ASLI PADA SISTEM REPRODUKSI TUMBUHAN TERHADAP PRESTASI, AKTIVITAS DAN MOTIVASI BELAJAR SISWA KELAS XI DI SMUN 1 PAKONG PAMEKASAN MADURA
  98. PENGARUH PENERAPAN PEMBELAJARAN PBL (Problem Based Learning) TERHADAP KETERAMPILAN PROSES SAINS DAN PRESTASI BELAJAR SISWA SMPN 13 MALANG
  99. PENGARUH KONSENTRASI ASAM SITRAT DAN KONSENTRASI KARAGINAN TERHADAP KUALITAS JELLY KULIT SEMANGKA (Citrullus vulgaris, Schard)
  100. STUDI HUBUNGAN ANTARA PENGETAHUAN DENGAN KEYAKINAN GURU BIOLOGI MA DAN SMA NEGERI SE KABUPATEN BOJONEGORO TERHADAP TEORI EVOLUSI MAKHLUK HIDUP ?CHARLES DARWIN?
  101. Aktivitas anti bakteri ekstrak daun jarak (Jatropha curcas L.), daun ketepeng (Cassia alata L.), dam daun pepaya (Carica papaya L.) terhadap pertumbuhan bakteri (Aeromonas hydrophila) secara in vitro
  102. Efek alelopati ekstrak tridax procumbens l. terhadap pertumbuhan, kadar klorofil dan karotenoid amaranthus spinosus l.
  103. Efek teratogenik ekstrak air daun talok (muntingia calabura l.) Terhadap pertumbuhan dan Perkembangan fetus mencit (mus musculus l.)
  104. Efek teratogenik ekstrak air daun talok (Muntingia calabura l.) terhadap pertumbuhan dan perkembangan fetus mencit (Mus musculus l.)
  105. Keanekaragaman jenis tumbuhan lumut (bryophyta) yang menempel pada dinding tembok di daerah Surakarta berdasarkan ciri morfologi dan kandungan senyawa metabolit sekunder
  106. Kelangsungan hidup dan pertumbuhan ulat sutera liar attacus atlas (l.) (lepidoptera:saturniidae) dengan pakan daun gmelina arborea roxb.
  107. Kombinasi pakan buatan untuk meningkatkan pertumbuhan ikan nila
  108. Komposisi pakan buatan untuk meningkatkan pertumbuhan dan kandungan protein ikan tawes
  109. Laju Respirasi, Aktivitas Nitrat Reduktase, Dan Pertumbuhan Pule Pandak (Rauvolfia Verticillata Lour.) Pada Variasi Dosis Pupuk Organik
  110. Pemanfaatan Limbah Produksi Pangan Dan Keong Emas (Pomacea Canaliculata) Sebagai Pakan Untuk Meningkatkan Pertumbuhan Ikan Lele Dumbo (Clarias Gariepinus)
  111. Pemanfaatan Limbah Produksi Pangan Dan Keong Emas (Pomacea Canaliculata) Sebagai Pakan Untuk Meningkatkan Pertumbuhan Ikan Lele Dumbo (Clarias Gariepinus)
  112. Pemberian Asam Giberelat dan Asam Indolasetat terhadap Perkemcabahan dan Pertumbuhan Semai Sengon (Paraserianthes Falcataria (L.) I.C.Nielsen)
  113. Penambahan limbah udang pada pakan buatan untuk meningkatkan pertumbuhan ikan nila merah (oreochromis nileticus)
  114. Pengaruh konsentrasi dan frekuensi pemberian pupuk organik cair hasil perombakan anaerob limbah makanan terhadap pertumbuhan tanaman sawi (Brassica juncea l.)
  115. Pengaruh Ekstrak Pegagan (Centella Asiatica (L.)Urban) sebagai Alelokemi Terhadap Perkecambahan dan Pertumbuhan Bayam Duri (Amaranthus Spinosus) Serta Tomat (Lycopersicum esculentum)
  116. Pengaruh inokulasi cendawan mikoriza arbuskula (cma) terhadap pertumbuhan bibit pule pandak (rauvolfia verticillata lour.)
  117. Pengaruh inokulasi Mikoriza Vesikula Arbuskula (MVA) terhadap pertumbuhan bibit pule pandak (Rauvolfia verticillata lour.)
  118. PENGARUH KOMBINASI BAP (Benzil Amino Purine) DAN NAA (Naphtalene Acetic Acid) TERHADAP PERTUMBUHAN TUNAS ZODIA (Euodia suaveolens Scheff.) SECARA IN VITRO
  119. Pengaruh pemberian sitokinin dan asam giberelat (ga3) terhadap perkecambahan biji dan pertumbuhan tanaman pule pandak (Rauvolfia verticillata lour.)
  120. Pengaruh penambahan ampas kelapa hasil fermentasi Aspergillus oryzae dalam pakan komersial terhadap pertumbuhan ikan nila (Oreochromis niloticus Linn.)
  121. Pengaruh penambahan DL-Triptofan terhadap pertumbuhan kalus dan produksi alkaloid reserpin pule pandak (rauvolfia serpentina (L.) bentham ex. kurz) secara in vitro
  122. Pengaruh penurunan konsentrasi fosfor dalam media Murashige skoog (ms) terhadap pertumbuhan kalus dan produksi reserpin pule pandak [Rauvolfia verticillata (Lour.) Baillon] secara in vitro
  123. Pengaruh variasi konsentrasi sukrosa terhadap pertumbuhan dan induksi embriogenesis somatik Kultur kalus tapak dara (catharanthus roseus (l.) G. Don)
  124. Penggunaan pakan tambahan silase artemia sp. yang telah diperkaya dengan silase ikan untuk meningkatkan kelangsungan hidup, pertumbuhan, dan daya tahan juvenil udang windu (penaeus monodon fab.)
  125. Penghambatan pertumbuhan bryum billardierii schwaegr dengan media campuran semen portland dan limbah abu terbang batubara
  126. Peningkatan kelangsungan hidup, pertumbuhan, dan daya tahan udang windu (penaeus monodon fab.) stadium pl 7 – pl 20 setelah pemberian silase artemia yang telah diperkaya dengan silase ikan
  127. Perbandingan pengaruh ekstrak kasar daun ekor kucing (acalypha hispida brum f.) dan daun anting – anting (acalypha indica linn.) terhadap pertumbuhan bakteri Staphylococcus aureus secara in vitro
  128. Perkecambahan, pertumbuhan dan diferensiasi berkas pengangkut tanaman karet (Hevea brasiliensis Muell. Arg.) dengan perlakuan kombinasi asam indol-3-asetat dan asam giberelat
  129. Perkecambahan, pertumbuhan dan struktur anatomi batang delima putih (punica granatum L.) dengan perlakuan asam indol asetat dan asam giberelat
  130. Pertumbuhan artemia franciscana setelah pemberian kombinasi pakan buatan pada skala laboratorium
  131. pertumbuhan bakteri (Aeromonas hydrophila) secara in vitro
  132. Pertumbuhan dan aktivitas eksoprotease bacillus licheniformis dan bacillus megaterium di medium ekstrak limbah padat udang
  133. Pertumbuhan dan kadar saponin daun jarak pagar (Jatropha curcas L.) pada pemberian kombinasi IBA (Indole-3-Butyric Acid) dan kinetin
  134. Pertumbuhan dan kandungan reserpin kultur kalus Rauvolfia verticillata (Lour.) Baillon pada variasi konsentrasi sukrosa dalam media MS
  135. Pertumbuhan dan kandungan saponin daun gynura segetum (lour.) merr. pada pemberian air yang berbeda
  136. Pertumbuhan dan kandungan ursolic acid rumput mutiara (hedyotis corymbosa (L.) Lamk.) pada variasi ketersediaan air
  137. Pertumbuhan dan kelangsungan hidup anakan burung walet sarang putih (Aerodromus fuciphagus) berdasarkan perbedaan frekuensi pemberian telur semut rang-rang (Oecophyla smaragdina) pada fase starter
  138. Pertumbuhan dan produksi reserpin kalus pule pandak [Rauvolfia serpentina (L.) Bentham ex. Kurz.] pada pemberian metil jasmonat secara in vitro
  139. Pertumbuhan dan produksi reserpin kalus pule pandak {Rauvolfia serpentina (L.) Bentham ex. Kurz} pada variasi konsentrasi sumber nitrogen
  140. Pertumbuhan, kandungan klorofil dan laju respirasi tanaman garut (Maranta arundinacea L.) setelah pemberian asam giberelat (GA3)
  141. Pertumbuhan, Kekuatan Tarik Dan Mulur Serat Rami (Boehmeria Nivea (L.) Gaudich) Dengan Pemberian Asam Giberelat (Ga3) Dan Variasi Ketersediaan Air
  142. Pertumbuhan, kekuatan tarik dan mulur serat rami (Boehmeria nivea (L.) gaudich) dengan pemberian asam giberelat (ga3) dan variasi ketersediaan air
  143. Pertumbuhan, perangkat fotosintetik dan kadar polifenol kimpul (Xanthosoma sagittifolium (L.) Schott.) pada variasi naungan dan pemberian pupuk nitrogen
  144. Uji sitotoksisitas bagian Pandanus Conoideus Lam. Varietas buah kuning terhadap pertumbuhan sel hela secara In vitro dan profil kandungan kimia bagian teraktif
  145. Uji toksisitas campuran limbah abu terbang batu bara dengan semen portland terhadap tumbuhan lumut bryum billardierii Schwaegr
  146. Variasi Pertumbuhan, Kandungan Prolin Dan Aktivitas Nitrat Reduktase Tanaman Ganyong (Canna Edulis Ker.) Pada Ketersediaan Air Yang Berbeda
  147. Aktivitas antijamur ekstrak buah labu siam (Sechium edule Swartz)
  148. Isolasi dan Identifikasi Fraksi Aktif Antijamur dalam Rimpang Temu Tis (Curcuma purpurascens Bl.)
  149. Studi aktivitas antijamur dan identifikasi golongan senyawa ekstrak aktif antijamur dalam buah gambas (Luffa acutangula Roxb.)
  150. Uji aktivitas antijamur ekstrak buah pare belut (trichosanthes anguina l.)
  151. PENGENDALIAN KUALITAS UNTUK MENEKAN PRODUK CACAT PADA CV. BUMI BUANA CITRA
  152. PENGARUH PEMBERIAN NUTRISI DARAH KAMBING TERHADAP REGENERASI POTONGAN TUBUH ANTERIOR DAN POSTERIOR PLANARIA (Dugesia tigrina)
  153. PENGARUH KAS DAN PINJAMAN YANG DISALURKAN TERHADAP PENDAPATAN KOPERASI UNIT DESA (KUD) SRI TANJUNG KRAI YOSOWILANGUN- LUMAJANG
  154. PENGARUH BERBAGAI DOSIS FILTRAT BUAH MERAH (Pandanus conoideus Lam) TERHADAP GAMBARAN HISTOLOGI KELENJAR PANKREAS PADA TIKUS PUTIH (Rattus norvegicus) YANG DIINDUKSI DENGAN ALLOXAN
  155. PENERAPAN METODE BERMAIN PERAN DALAM PEMBELAJARAN BIOLOGI UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS BERMAIN PERAN SISWA KELAS XI IPA DI SMA NEGERI 5 PAMEKASAN ? MADURA
  156. ANALISIS PERBEDAAN KINERJA KEUANGAN PERUSAHAAN MULTINASIONAL DENGAN PERUSAHAAN DOMESTIK (STUDI KASUS PADA PERUSAHAAN MULTINASIONAL DAN DOMESTIK YANG TERCATAT DI BEJ PERIODE 2006)
  157. ANALISIS EFEKTIVITAS IKLAN TELEVISI SAMPOERNA HIJAU VERSI ?TEMAN BISA JADI PEGANGAN? (STUDI PADA PENDUDUK DESA JERUK SEGER KECAMATAN GEDEG KABUPATEN MOJOKERTO)
  158. ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG DIPERTIMBANGKAN KONSUMEN DALAM MENGGUNAKAN I-RING INDOSAT (Studi Pada mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang)
  159. ANALISIS KINERJA KEUANGAN PADA PERUSAHAAN DAERAH AIR MINUM KABUPATEN PAMEKASAN
  160. PERUMUSAN STRATEGI PEMASARAN PADA RUMAH SAKIT ISLAM HASANAH MUHAMMADIYAH KOTA MOJOKERTO
  161. PENGARUH STRES KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN CV. MITRA SEJATI KOMUNIKA MALANG
  162. PENGARUH BAURAN PEMASARAN TERHADAP JUMLAH PEMASANG JASA PENYIARAN IKLAN (Studi pada Radio Republik Indonesia Malang)
  163. ANALISIS EFEKTIFITAS DAN EFISIENSI PENGGUNAAN MODAL KERJA PADA PERUSAHAAN OLEH-OLEH KHAS MALANG CV. CAPRINA AGROINDUSTRI
  164. PENERAPAN STRATEGI PEMASARAN PADA PERUSAHAAN KERUPUK TAPIOKA UD. MEKAR DI KABUPATEN KARANGANYAR
  165. DIVERSITAS STRUKTUR MORFOLOGI POLEN DAN PREFERENSI LEBAH MADU (Apis mellifera) PADA BEBERAPA TAKSA TUMBUHAN DI PETERNAKAN ISTANA LEBAH MADU KECAMATAN LICIN KABUPATEN BANYUWANGI, JAWA TIMUR.
  166. PENERAPAN PENDEKATAN SAINS TEKNOLOGI MASYARAKAT ( STM ) SEBAGAI UPAYA UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN PROSES SAINS DAN PEMAHAMAN KONSEP SISWA KELAS 7A DI SMP MUHAMMADIYAH 08 BATU
  167. PENERAPAN PENDEKATAN SAINS TEKNOLOGI MASYARAKAT ( STM ) SEBAGAI UPAYA UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN PROSES SAINS DAN PEMAHAMAN KONSEP SISWA KELAS 7A DI SMP MUHAMMADIYAH 08 BATU
  168. EFEK ANTIPIRETIK DEKOK DAUN SIRIH (Piper betle L) TERHADAP PENURUNAN SUHU TUBUH TIKUS PUTIH (Rattus norvegicus) YANG DIBERI VAKSIN DPT
  169. PENGARUH PEMBERIAN KONSENTRASI PUPUK KALSIUM OKSIDA (CaO) DAN PUPUK MAGNESIUM OKSIDA (MgO) TERHADAP PERTUMBUHAN TANAMAN JARAK PAGAR (Jatropha curcas Linn)
  170. PENGARUH KONSENTRASI FILTRAT DAUN CENGKEH (Eugenia aromatica) KERING TERHADAP MORTALITAS LARVA NYAMUK Aedes aegypti
  171. PENGARUH FILTRAT DAUN CENGKEH (Syzygium aromaticum) TERHADAP KELULUSHIDUPAN IKAN GURAMI (Osphronemus gourami) YANG TERINFEKSI BAKTERI Aeromonas hydrophilla
  172. PENGARUH LATIHAN FISIK TERHADAP KEPADATAN TULANG PADA TIKUS PUTIH (Rattus norvegicus) USIA MUDA DAN DEWASA
  173. UJI TINGKAT TOKSISITAS AKUT KONSUMSI TEMPE GEMBUS TERHADAP TIKUS PUTIH (Rattus norvegicus)
  174. STUDI ETNOBOTANI TANAMAN OBAT PADA MASYARAKAT SUKU SAMIN Di Dusun Jepang, Desa Margomulyo, Kecamatan Margomulyo, Kabupaten Bojonegoro
  175. PENERAPAN ASESMEN KINERJA PADA KEGIATAN PRAKTIKUM PEMBELAJARAN BIOLOGI UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS II SMA BAHRUL ULLUM SEKAPUK UJUNG PANGKAH GRESIK
  176. PENGARUH KONSENTRASI KARAGINAN TERHADAP KADAR SERAT, VITAMIN C DAN ORGANOLEPTIK JELLY DRINK WORTEL
  177. STUDI PEMANFAATAN TUMBUHAN BERKHASIAT OBAT DI DESA BARALER KECAMATAN PANTAR BARAT KABUPATEN ALOR PROPINSI NTT
  178. STUDI PEMANFAATAN TUMBUHAN BERKHASIAT OBAT DI DESA BARALER KECAMATAN PANTAR BARAT KABUPATEN ALOR PROPINSI NTT
  179. PENGARUH FILTRAT DAUN CENGKEH (Syzygium aromaticum) TERHADAP KELULUSHIDUPAN IKAN GURAMI (Osphronemus gourami) YANG TERINFEKSI BAKTERI Aeromonas hydrophilla
  180. PENGARUH LATIHAN FISIK TERHADAP KEPADATAN TULANG PADA TIKUS PUTIH (Rattus norvegicus) USIA MUDA DAN DEWASA
  181. STUDI ETNOBOTANI TANAMAN OBAT PADA MASYARAKAT SUKU SAMIN Di Dusun Jepang, Desa Margomulyo, Kecamatan Margomulyo, Kabupaten Bojonegoro
  182. PENERAPAN ASESMEN KINERJA PADA KEGIATAN PRAKTIKUM PEMBELAJARAN BIOLOGI UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS II SMA BAHRUL ULLUM SEKAPUK UJUNG PANGKAH GRESIK
  183. PENGARUH KONSENTRASI KARAGINAN TERHADAP KADAR SERAT, VITAMIN C DAN ORGANOLEPTIK JELLY DRINK WORTEL
  184. STUDI PEMANFAATAN TUMBUHAN BERKHASIAT OBAT DI DESA BARALER KECAMATAN PANTAR BARAT KABUPATEN ALOR PROPINSI NTT
  185. Hubungan Kandungan Logam Berat Timbal (Pb) pada Sedimen dengan Kandungan Logam Berat Pb pada Kupang Putih (Corbula faba) di Perairan Pantai Kraton Kabupaten Pasuruan
  186. ANALISIS KADAR PENGAWET BORAKS PADA BLENG DAN KERUPUK PULI YANG DIPRODUKSI OLEH BEBERAPA HOME INDUSTRI KABUPATEN MAGETAN
  187. PENGARUH KETUAAN DAN KONSENTRASI DEKOK DAUN SALAM (Syzygium polyanthum (Wight.) Walp.) TERHADAP DIAMETER ZONA HAMBAT Salmonella typhi SECARA IN VITRO
  188. PEMANFAATAN SPERMODERMIS KEDELAI (Glycine max L.) SEBAGAI BAHAN DASAR MAKANAN BERSERAT (NATA) DENGAN PENAMBAHAN GULA KELAPA
  189. UJI EFEKTIFITAS INFUS DAUN SIRIH (Piper betle L) TERHADAP PERTUMBUHAN Colletotrichum gloeosporioides SECARA IN VITRO
  190. PENERAPAN PEMBELAJARAN KOOPERATIF KONSTRUKTIVISTIK UNTUK MENINGKATKAN MOTIFASI DAN PRESATASI SISWA POKOK BAHASAN FOTOSINTESIS KELAS II BELAJAR SMP MUHAMMADIYAH 06 DAU BATU
  191. PENGARUH BERBAGAI DOSIS FILTRAT BUAH MERAH (Pandanus conoideus Lam) TERHADAP GAMBARAN HISTOLOGI KELENJAR PANKREAS PADA TIKUS PUTIH (Rattus norvegicus) YANG DIINDUKSI DENGAN ALLOXAN
  192. PENERAPAN PENILAIAN BERBASIS KELAS DALAM PEMBELAJARAN SAINS di SMP se KOTA BATU pada TAHUN AJARAN 2007-2008
  193. IDENTIFIKASI TUMBUHAN PENEDUH JALAN SEBAGAI SUMBER BELAJAR BIOLOGI DI KECAMATAN DUKUN KABUPATEN GRESIK
  194. IDENTIFIKASI TUMBUHAN PENEDUH JALAN SEBAGAI SUMBER BELAJAR BIOLOGI DI KECAMATAN DUKUN KABUPATEN GRESIK
  195. PENGARUH BERBAGAI DOSIS JUS BUAH STRAWBERRY (Fragaria Spp) TERHADAP PENURUNAN SUHU TUBUH TIKUS PUTIH (Rattus norvegicus) YANG DIDEMAMKAN DENGAN VAKSIN DPT
  196. PROFIL KANDUNGAN METABOLIT SEKUNDER UTAMA DAN YANG DIDUGA BERPERAN DALAM KESUBURAN WANITA PADA TANAMAN DAUN HIDUP (Biophytum sensitivum (L) DC)
  197. INVENTARISASI KEANEKARAGAMAN BIVALVIA DI PANTAI JAMBU KECAMATAN PAJO KABUPATEN DOMPU NUSA TENGGARA BARAT
  198. IDENTIFIKASI TUMBUHAN PENEDUH JALAN SEBAGAI SUMBER BELAJAR BIOLOGI DI KECAMATAN DUKUN KABUPATEN GRESIK
  199. PROFIL KUALITAS LIMBAH CAIR PABRIK GULA DJ0MBANG BARU SEBELUM DAN SESUDAH MASUK ALIRAN SUNGAI DESA SAMBONG JOMBANG
  200. STUDY PEMANFAATAN TANAMAN OBAT KELUARGA DI DESA DUNGKEK KECAMATAN DUNGKEK KABUPATEN SUMENEP MADURA
  201. PENGARUH PEMBERIAN EKSTRAK BUAH NANAS(Ananas comosus. L merr) VARIETAS QUEEN TERHADAPJUMLAH MORTALITAS CACING PARASIT Ascaridia galli PADAAYAM PETELUR (Gallus sp.) SECARA IN VIVO
  202. UJI EFEKTIFITAS JUS BUAH KERSEN (Muntingia calabura L.) TERHADAP PENURUNAN KADAR GLUKOSA DARAH PADA TIKUS PUTIH (Rattus norvegicus)
  203. ?PENGARUH BERBAGAI DOSIS FILTRAT DAUN COCOR BEBEK (Kalanchoe pinnata L.) TERHADAP PENURUNAN SUHU TUBUH TIKUS PUTIH (Rattus norvegicus) HIPERTERMIA?
  204. UJI EFEKTIVITAS JUS BIJI PETAI (Parkia speciosa) TERHADAP KADAR SGOT DAN SGPT PADA TIKUS PUTIH JANTAN (Rattus norvegicus) YANG DIINDUKSI ASETAMINOFEN
  205. ?PENGARUH PEMBERIAN FILTRAT DAUN NILAM (Pogostemon cablin) TERHADAP MORTALITAS LARVA ULAT TRITIP (Plutella xylostella)?
  206. PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN LANGSUNG (Direct Instructional) DENGAN PENDEKATAN KONTEKSTUAL(Contextual Teaching and Learning) UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR BIOLOGI SISWA SMP NEGERI I PACET
  207. PENGARUH FILTRAT DAUN SIRIH (Piper bettle.L) TERHADAP KELULUSHIDUPAN IKAN NILA (Oreochormis sp) YANG TERINFEKSI BAKTERI Aeromonas hydrophilla
  208. KANDUNGAN BIOMASSA Spirogyra sp DALAM PERAIRAN DAN HUBUNGANNYA DENGAN INDIKATOR PENCEMARAN LIMBAH PERTANIAN PADA ALIRAN SUNGAI BRANTAS DAN BERBAGAI ANAK SUNGAI BRANTAS WILAYAH KOTA BATU
  209. UJI EFEKTIFITAS EKSTRAK DAUN DAN BIJI SIRSAK (Annona muricata) TERHADAP MORTALITAS LARVA ULAT GRAYAK (Spodoptera litura F.)
  210. PENGARUH FILTRAT BAWANG PUTIH (Allium sativum) TERHADAP JUMLAH KOLONI BAKTERI Staphylococcus aureus
  211. PENERAPAN PEMBELAJARAN TIMBAL BALIK (Reciprocal teaching) DALAM UPAYA MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR dan AKTIVITAS SISWA PADA PEMBELAJARAN BIOLOGI DI SMAN 2 BATU
  212. PENERAPAN PEMBELAJARAN PBL (Problem Based Learning) DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH DAN PEMAHAMAN KONSEP SERTA MOTIVASI BELAJAR SISWA KELAS X SMAN 02 BATU PADA POKOK BAHASAN RUANG LINGKUP BIOLOGI
  213. SISTEM PENGOBATAN TRADISIONAL BERBASIS TUMBUHAN OBAT DI DESA SIDOREJO KECAMATAN KARANGJATI KABUPATEN NGAWI
  214. PENERAPAN PENILAIAN BERBASIS KELAS DALAM PEMBELAJARAN SAINS di SMP se KOTA BATU pada TAHUN AJARAN 2007-2008
  215. IDENTIFIKASI TUMBUHAN PENEDUH JALAN SEBAGAI SUMBER BELAJAR BIOLOGI DI KECAMATAN DUKUN KABUPATEN GRESIK
  216. IDENTIFIKASI TUMBUHAN PENEDUH JALAN SEBAGAI SUMBER BELAJAR BIOLOGI DI KECAMATAN DUKUN KABUPATEN GRESIK
  217. PENGARUH BERBAGAI DOSIS JUS BUAH STRAWBERRY (Fragaria Spp) TERHADAP PENURUNAN SUHU TUBUH TIKUS PUTIH (Rattus norvegicus) YANG DIDEMAMKAN DENGAN VAKSIN DPT
  218. PROFIL KANDUNGAN METABOLIT SEKUNDER UTAMA DAN YANG DIDUGA BERPERAN DALAM KESUBURAN WANITA PADA TANAMAN DAUN HIDUP (Biophytum sensitivum (L) DC)
  219. INVENTARISASI KEANEKARAGAMAN BIVALVIA DI PANTAI JAMBU KECAMATAN PAJO KABUPATEN DOMPU NUSA TENGGARA BARAT
  220. IDENTIFIKASI TUMBUHAN PENEDUH JALAN SEBAGAI SUMBER BELAJAR BIOLOGI DI KECAMATAN DUKUN KABUPATEN GRESIK
  221. PROFIL KUALITAS LIMBAH CAIR PABRIK GULA DJ0MBANG BARU SEBELUM DAN SESUDAH MASUK ALIRAN SUNGAI DESA SAMBONG JOMBANG
  222. STUDY PEMANFAATAN TANAMAN OBAT KELUARGA DI DESA DUNGKEK KECAMATAN DUNGKEK KABUPATEN SUMENEP MADURA
  223. IDENTIFIKASI KEANEKARAGAMAN SPESIES IKAN DI RANU KLAKAH, RANU PAKIS, DAN RANU BEDALI KAWASAN GUNUNG LAMONGAN KABUPATEN LUMAJANG
  224. EFEK ANALGETIK SARI RIMPANG TEMULAWAK (Curcuma xanthorrhiza Roxb) PADA TIKUS PUTIH (Rattus norvegicus) STRAIN WISTAR
  225. PENGARUH PEMBERIAN BERBAGAI KOSENTRASI EKSTRAK JINTAN HITAM ( Nigella sativa) TERHADAP JUMLAH KOLONI BAKTERI Klebsiella pneumoniae
  226. PENGARUH EKSTRAK KAYU MANIS (Cinnamomum burmannii L.) TERHADAP PERTUMBUHAN BAKTERI Shigella dysentriae SECARA In vitro
  227. PENGARUH PENAMBAHAN KONSENTRASI ASAM SITRAT DAN PEKTIN TERHADAP MUTU SELAI BUAH NAGA DAGING MERAH (Hylocereus polyrhizus) Grade C
  228. PENGARUH PENAMBAHAN TEPUNG BIJI NANGKA TERHADAP KUALITAS DAN ORGANOLEPTIK MIE BASAH
  229. IDENTIFIKASI JAMUR PATOGEN PADA PERMUKAAN DAUN TANAMAN TEH (Camellia sinensis O.K) di PT. PERKEBUNAN NUSANTARA (PERSERO) XII KEBUN KERTOWONO KECAMATAN GUCIALIT KABUPATEN LUMAJANG
  230. PROBLEMATIKA YANG DIHADAPI OLEH GURU BIOLOGI DI SMP SE KECAMATAN SINGOSARI DALAM PELAKSANAAN PEMBELAJARAN BIOLOGI KELAS VIII BERDASARKAN KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN (KTSP) 2006
  231. UJI EFEKTIVITAS EKSTRAK BIJI SRIKAYA (Annona squamosa L.) TERHADAP MORTALITAS KUTU KEPALA (Pediculus humanus var. capitis) SECARA IN VITRO.
  232. MENINGKATKAN KEMAMPUAN KOGNITIF PELAJARAN BIOLOGI PESERTA DIDIK KELAS X-5 SMA LABORATORIUM UNIVERSITAS NEGERI MALANG MELALUI STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEADS TOGETHER
  233. KAJIAN JAWA TIMUR PARK SEBAGAI SUMBER BELAJAR DALAM MENINGKATKAN EFEKTIFITAS PEMBELAJARAN
  234. ?PENGARUH PEMBERIAN JUS BUAH PISANG AMBON (Musa sapientum) TERHADAP DIURESIS TIKUS PUTIH (Rattus norvegicus) JANTAN?
  235. PENGARUH PEMBERIAN DEKOK RUMPUT KEBAR (Biophytum petersianum Klotszch) TERHADAP KUALITAS SPERMATOZOA TIKUS PUTIH JANTAN (Rattus norvegicus.)
  236. IDENTIFIKASI SENYAWA METABOLIT SEKUNDER PADA TANAMAN RUMPUT KEBAR (Biophytum petersianum Klotzsch) PENGARUH KONSENTRASI SARI KEDELAI (Glycine max L.) TERHADAP PENINGKATAN KADAR HEMOGLOBIN (Hb) DARAH TIKUS PUTIH (Rattus norvegicus)
  237. PROBLEMATIKA GURU MATA PELAJARAN BIOLOGI KELAS SEPULUH SMA NEGERI SEKOTA KEDIRI TAHUN AJARAN 2007/2008 DALAM PELAKSANAAN KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN (KTSP)
  238. PENGARUH PENAMBAHAN KONSENTRASI ASAM SITRAT DAN PEKTIN TERHADAP MUTU SELAI BUAH MELON (Cucumis melo L)
  239. IDENTIFIKASI SERANGGA DI KAWASAN WISATA DANAU RANU GRATI KABUPATEN PASURUAN SEBAGAI SUMBER BELAJAR BIOLOGI (KLASIFIKASI MAKHLUK HIDUP)
  240. PENGARUH PENERAPAN METODE BELAJAR QUANTUM LEARNING TERHADAP PRESTASI BELAJAR SISWA PADA POKOK BAHASAN ENERGI ALTERNATIF DAN ENERGI BUNYI DI SDN TORJUN IIISAMPANG
  241. PENGARUH FILTRAT DAUN BELUNTAS (Pluchea indica Less) TERHADAP KELANGSUNGAN HIDUP BENIH IKAN MAS (Cyprinus carpio L) YANG TERINFEKSI BAKTERI Pseudomonas flourescent
  242. Penerapan Pembelajaran Kooperatif Tipe Student Teams Achievement Divisions (STAD) dalam Pendekatan Kontekstual untuk Meningkatkan Motivasi dan Hasil Belajar Biologi Peserta Didik Kelas X-6 SMA Laboratorium Universitas Negeri Malang
  243. PENGARUH PEMBERIAN ZAT PENGATUR TUMBUH GIBBERELLIC ACID (GA3) DAN MEDIA TANAM TERHADAP PERTUMBUHAN BIBIT BAKAU (Rhizophora mucronata Lam.)
  244. PERBANDINGAN DAYA HAMBAT BERBAGAI METODE REBUSAN DAN PERASAN DAUN SAMBILOTO (Andrographis paniculata, Ness) PADA PERTUMBUHAN Shigella dysenteriae SECARA In vitro
  245. ANALISIS KADAR VITAMIN ASAM FOLAT, C dan E PADA TANAMAN RUMPUT KEBAR (Biophytum petersianum) dan RUMPUT KRAMBILAN (Biophytum sensituvum)
  246. ANALISIS KANDUNGAN ZAT PEWARNA SINTETIS PADA BERBAGAI MACAM MERK SIRUP YANG BEREDAR DI PASAR BESAR MALANG
  247. PENGARUH LAMA PERENDAMAN UDANG WINDU (Penaeus monodon) DENGAN LARUTAN ASAP CAIR TERHADAP MUTU UDANG ASAP
  248. METODE PENGOBATAN ALTERNATIF SANGKAL PUTUNG BAPAK MUHAMMAD IMRON DALAM PENANGANAN FRAKTUR TULANG (Studi Kasus Di Desa Jambu Kecamatan Lenteng Kabupaten Sumenep Madura)
  249. PENGARUH PENAMBAHAN KONSENTRASI SENYAWA NATRIUM METABISULFIT (Na2S2O5) DAN SUHU PENGERING TERHADAP KANDUNGAN GIZI DAN SIFAT ORGANOLEPTIK JAMUR TIRAM PUTIH (Pleurotus floridae)
  250. Pengaruh Ekstrak Bunga Cengkeh (Syzygium aromaticum L.) Terhadap Pertumbuhan Jamur Aspergillus flavus
  251. Hubungan Kejadian Demam Berdarah Dengue Dengan Pengetahuan,Sikap Dan Tindakan Untuk Pemberantasan Sarang Nyamuk Di Dusun Kecicang-Ngerong Kecamatan Gempol
  252. HUBUNGAN KUALITAS AIR SUNGAI RACI TERHADAP KUALITAS AIR TAMBAK DI DESA RACI, PASURUAN
  253. PENGARUH LAMA PERENDAMAN AIR KAPUR TERHADAP KUALITAS MIKROBIOLOGIS DAN KUALITAS ORGANOLEPTIK MANISAN LIDAH BUAYA (Aloe vera barbadensis)
  254. EFEKTIVITAS EKSTRAK DAUN CENGKEH (Zysygium aromaticum ) SEBAGAI REPELLENT NYAMUK (Culex sp)
  255. PERBEDAAN PENURUNAN KADAR TRIGLISERIDA DAN PENINGKATAN ANTIOKSIDAN SOD (PEROKSIDA DISMUTASE) ANTARA TIKUS PUTIH (Rattus norvegicus) YANG DIRENANGKAN DAN TIDAK DIRENANGKAN
  256. PENGARUH BERBAGAI KONSENTRASI EKSTRAK DAUN BANDOTAN (Ageratum conyzoides L.) TERHADAP MORTALITAS ULAT GRAYAK (Spodoptera litura F.)
  257. PENGARUH DOSIS DEKOK DAUN BELUNTAS (Plucea indica. L) TERHADAP JUMLAH SEL SPERMATOZOA ABNORMAL TIKUS PUTIH JANTAN (Rattus norvegicus)
  258. PENERAPAN PEMBELAJARAN INKUIRI MELALUI PENDEKATAN CTL (contextual teaching and learning) UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN PRESTASI BELAJAR SISWA SMP KELAS VII MUHAMMADIYAH 02 BATU
  259. PENGARUH KONSENTRASI AIR LUMPUR PANAS SIDOARJO JAWA TIMUR TERHADAP MORTALITAS NENER IKAN BANDENG (Chanos chanos)
  260. PENERAPAN PEMBELAJARAN BERBASIS KONTEKSTUAL UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR SISWA PADA POKOK BAHASAN SEL DAN JARINGAN DI SMU NEGERI 2 SAMPANG
  261. PENERAPAN STRATEGI BELAJAR MENGULANG (REHEARSAL STRATEGIES) DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN KOGNITIF DAN BERKOMUNIKASI SISWA KELAS X SMA WAHID HASYIM MALANG
  262. PENGARUH EKSTRAK DAUN SALAM (Syzygium polyanthum [Wight.] Walp.) TERHADAP MOTILITAS SPERMATOZOA TIKUS (Rattus norvegicus) WISTAR JANTAN
  263. UJI EFEKTIFITAS SARI LABU MERAH (Cucurbita moschata Duch. ex Poir) UNTUK MENURUNKAN KADAR KOLESTEROL DALAM DARAH TIKUS PUTIH (Rattus norvegicus) YANG DIBERI DIET TINGGI LEMAK
  264. STUDI PENGETAHUAN DAN SIKAP MASYARAKAT TERHADAP KECENDERUNGAN MEMISAH SAMPAH KERING DAN BASAH DI DESA PENDEM KECAMATAN JUNREJO KOTA BATU
  265. IDENTIFIKASI TANAMAN OBAT DI PEKARANGAN RUMAH PENDUDUK DESA SARONGAN KECAMATAN PESANGGARAN KABUPATEN BANYUWANGI
  266. PENGARUH PEMBERIAN BERBAGAI KONSENTRASI GULA SIWALAN TERHADAP KADAR AIR, KADAR GULA, KADAR VITAMIN C DAN TINGKAT KESUKAAN SELAI BELIMBING MANIS (Averrhoa carambola L)
  267. UJI EFEKTIVITAS BERBAGAI KONSENTRASI MADU (APIS MELLIFERA) TERHADAP ZONA HAMBAT BAKTERI PSEUDOMONAS AERUGINOSA SECARA IN VITRO
  268. PENGARUH LAMA PENYIMPANAN BUAH TOMAT (Lycopersicum esculentum, Mill)VARIETAS INTAN DAN BERLIAN TERHADAP KADAR VITAMIN C SEBAGAI KAJIAN SUMBER BELAJAR UNTUK MENUNJANG MATA PELAJARAN BIOLOGI SMA KELAS XI SEMESTER I
  269. ?PENGARUH BERBAGAI DOSIS FILTRAT BUNGA KENANGA (Cananga odorata Lam) TERHADAP PENURUNAN SUHU TUBUH TIKUS PUTIH (Rattus norvegicus) HIPERTERMIA?
  270. PENGARUH VARIETAS BUAH PISANG DAN LAMA PEMERAMAN TERHADAP KUALITAS VINEGAR BUAH PISANG (Musa paradisiaca)
  271. PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN AUDIO VISUAL UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI DAN MOTIVASI BELAJAR BIOLOGI SISWA KELAS VIII di SMPN II DEMAK
  272. STUDI POTENSI TOLERANSI ISOLAT FUNGI LIMBAH COMBERAN TERHADAP DETERGEN, SABUN MANDI DAN SABUN COLEK KAWASAN PADAT HUNI DI KOTA MALANG
  273. KEANEKARAGAMAN FAUNA MAKROSKOPIS PERAIRAN GUA DI KABUPATEN PACITAN (STUDI DI GUA SOMOPURO, PAPRINGAN, KALIPUCUNG, SURUPAN DAN BEJI)
  274. ?PENGARUH PEMBERIAN BERBAGAI DOSIS JUS JERUK MANIS (Citrus sinensis) TERHADAP KADAR GSH (Glutation sulfhidril) HATI TIKUS PUTIH (Rattus norvegicus) YANG DIPAPAR ASAP ROKOK?
  275. KARAKTERISTIK POPULASI BERBAGAI PHYLUM ECHINODERMATA PADA DAERAH PASANG SURUT PANTAI DAKI SUDIMORO KABUPATEN PACITAN
  276. INVENTARISASI KEANEKARAGAMAN, STRUKTUR KOMUNITAS DAN POLA PENYEBARAN TERIPANG (HOLOTHUROIDEA) DI DAERAH RATAAN TERUMBU PULAU PAGERUNGAN KECIL KECAMATAN SAPEKEN KABUPATEN SUMENEP
  277. PENGARUH PERBEDAAN KONSENTRASI SUKROSA TERHADAP KUALITAS MIYOGHURT SEBAGAI ALTERNATIF PENGAWETAN SANTAN KELAPA
  278. EFEKTIVITAS ANTIPIRETIK FILTRAT DAUN SELASIH (Ocimum sanctum L) TERHADAP PENURUNAN SUHU TUBUH TIKUS PUTIH JANTAN (Rattus norvegicus) YANG DIDEMAMKAN DENGAN VAKSIN DPT
  279. POLIMORFISME ALEL DNA MIKROSATELIT KROMOSOM Y PADA POPULASI SAPI MADURA (Bos javanicus)
  280. PENERAPAN METODE BELAJAR KELOMPOK UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR DALAM PEMBELAJARAN BIOLOGI KELAS X SMA TAMAN MADYA DONOMULYO
  281. VARIASI ALEL DNA MIKROSATELIT KROMOSOM Y PADA POPULASI SAPI PERANAKAN ONGOLE (Bos indicus)
  282. PENGARUH PEMBERIAN INFUS BUAH PEPAYA MUDA (Carica papaya) TERHADAP JUMLAH CACING PARASIT PADA AYAM KAMPUNG (Buras) SECARA IN-VIVO
  283. PENGARUH BERBAGAI DOSIS JUS JERUK MANIS (Citrus sinensis) TERHADAP KADAR GSH (Glutathion sulfhidril) PARU TIKUS PUTIH (Rattus norvegicus) YANG DIPAPAR ASAP ROKOK
  284. STUDI KEANEKARAGAMAN SERTA POLA PENYEBARAN ECHINOIDEA DAN ASTEROIDEA DI DAERAH PASANG SURUT PANTAI SALAYA KECAMATAN KILO KABUPATEN DOMPU-NTB
  285. PENGARUH DEKOK TEMULAWAK (Curcuma xanthorriza) TERHADAP PERTUMBUHAN BAKTERI Aeromonas hydrophila SECARA In Vitro
  286. STUDI KESIAPAN GURU DALAM MELAKSANAKAN MODEL PEMBELAJARAN BIOLOGI BERBASIS PORTOFOLIO DI SMA NEGERI KOTA BIMA NUSA TENGGARA BARAT
  287. UJI EFEKTIVITAS FILTRAT RIMPANG LENGKUAS (Alpinia galanga) DALAM MENGHAMBAT PERTUMBUHAN BAKTERI Streptococcus mutans
  288. PENGARUH FILTRAT DAUN JAMBU BIJI (Psidium guajava L .) TERHADAP KELULUSHIDUPAN IKAN NILA (Oreochromis niloticus L.) YANG TERINFEKSI BAKTERI Aeromonas hydrophila
  289. KEPADATAN POPULASI PLANKTON DALAM HUBUNGANNYA DENGAN KUALITAS AIR DI WADUK SELOREJO, KECAMATAN NGANTANG, KABUPATEN MALANG
  290. KAJIAN PROBLEMATIKA PENELITIAN TINDAKAN KELAS (PTK) GURUGURU IPA SD, SMP DAN SMA SEKOTA BATU (STUDI KASUS TAHUN 2008)
  291. DIVERSITAS JENISJENIS TERUMBU KARANG KLAS ANTHOZOA DI PERAIRAN PANTAI DESA GELUNG
  292. PENINGKATAN KETERAMPILAN BERTANYA, KETERAMPILAN KOOPERATIF DAN PEMAHAMAN KONSEP BIOLOGI SISWA KELAS VIII A MELALUI PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL MENGGUNAKAN STRATEGI KOOPERATIF JIGSAW DI SLTP MUHAMMADIYAH 06 DAU MALANG
  293. PENGARUH PEMBERIAN LIMBAH CAIR TAHU TERHADAP PERTUMBUHAN VEGETATIF CABAI MERAH (Capsicum annuum. L) SECARA HIDROPONIK DENGAN METODE KULTUR SERABUT KELAPA
  294. PENGARUH PEMBERIAN BERBAGAI DOSIS DEKOK DAUN SAMBILOTO (Andrographis paniculata Ness) TERHADAP PENURUNAN SUHU TUBUH TIKUS PUTIH (Rattus norvegicus) JANTAN YANG DI DEMAMKAN
  295. PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PORTOFOLIO PADA MATA PELAJARAN BIOLOGI KELAS X SEMESTER 1 DITINJAU DARI HASIL BELAJAR, AKTIVITAS, DAN RESPON SISWA DI SMA NEGERI 3 LAMONGAN
  296. PENGARUH PEMBERIAN BERBAGAI DOSIS DEKOK DAUN SAMBILOTO (Andrographis paniculata Ness) TERHADAP PENURUNAN SUHU TUBUH TIKUS PUTIH (Rattus norvegicus) JANTAN YANG DI DEMAMKAN
  297. PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PORTOFOLIO PADA MATA PELAJARAN BIOLOGI KELAS X SEMESTER 1 DITINJAU DARI HASIL BELAJAR, AKTIVITAS, DAN RESPON SISWA DI SMA NEGERI 3 LAMONGAN
  298. PENGARUH PEMBERIAN LIMBAH CAIR TAHU TERHADAP PERTUMBUHAN VEGETATIF CABAI MERAH (Capsicum annuum. L) SECARA HIDROPONIK DENGAN METODE KULTUR SERABUT KELAPA
  299. HUBUNGAN POLA ASUH ORANGTUA DAN PERKEMBANGAN KOGNITIF ANAK SD (KELAS 3) DI DESA KEMIRI KEC. PUSPO KAB. PASURUAN
  300. PENGARUH PEMBERIAN EKSTRAK BUAH NANAS(Ananas comosus. L merr) VARIETAS QUEEN TERHADAPJUMLAH MORTALITAS CACING PARASIT Ascaridia galli PADAAYAM PETELUR (Gallus sp.) SECARA IN VIVO
  301. PENGARUH INFUS BUAH MENGKUDU (Morinda citrifolia L.) TERHADAP DIAMETER ZONA HAMBAT Pityrosporum ovale (JAMUR PENYEBAB KETOMBE)
  302. EFEKTIFITAS BERBAGAI KONSENTRASI DEKOK DAUN KEMANGI ( Ocimum basilicum L) TERHADAP PERTUMBUHAN JAMUR Colletotrichum capsici SECARA IN-VITRO
  303. HUBUNGAN KUALITAS AIR DENGAN INDEKS KEANEKARAGAMAN DAN KELIMPAHAN ZOOPLANKTON DANAU RANU PANI DAN DANAU RANU REGULO KABUPATEN LUMAJANG
  304. PENGARUH pH DAN LAMA PEMANASAN TERHADAP PERUBAHAN WARNA DAN INTENSITAS WARNA PADA KAYU SECANG (Caesalpinia sappan L.)
  305. UJI EFEKTIVITAS EKSTRAK BUAH NANAS (ANANAS COMOSUS L. Merr) MUDA VARIETAS QUEEN TERHADAP MORTALITAS CACING PARASIT (Ascaridia galli) SECARA IN VITRO
  306. EFEKTIVITAS BERBAGAI KONSENTRASI FILTRAT DAUN PARE (Momordica charantia) SEBAGAI PENGHAMBAT PERTUMBUHAN BAKTERI Shigella dysentrieae SECARA IN VITRO
  307. UJI EFEKTIVITAS EKSTRAK HERBA MENIRAN (Phyllantus niruri L.) SEBAGAI HEPATOPROTEKTOR TERHADAP KADAR BILIRUBIN TOTAL SERUM TIKUS PUTIH (Rattus norvegicus)
  308. PENGARUH PEMBERIAN TEH ROSELLA (Hibiscus sabdariffa) TERHADAP PENURUNAN KADAR KOLESTEROL DALAM DARAH TIKUS PUTIH (Rattus norvegicus)
  309. PENERAPAN PEMBELAJARAN KOOPERATIF MODEL JIGSAW UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS VIIIB SMPN 1 BATU MATERI GERAK PADA TUMBUHAN
  310. UJI EFEKTIVITAS EKSTRAK BUAH NANAS (ANANAS COMOSUS L. Merr) MUDA VARIETAS QUEEN TERHADAP MORTALITAS CACING PARASIT (Ascaridia galli) SECARA IN VITRO
  311. PENGARUH PEMBERIAN DEKOK AKAR TANAMAN KAVAKAVA (Piper methysticum Forst.f) TERHADAP DURASI TIDUR TIKUS PUTIH (Rattus norvegicus)
  312. UJI EFEKTIVITAS EKSTRAK BUAH NANAS (ANANAS COMOSUS L. Merr) MUDA VARIETAS QUEEN TERHADAP MORTALITAS CACING PARASIT (Ascaridia galli) SECARA IN VITRO
  313. INVENTARISASI DAN IDENTIFIKASI ALGA MAKROSKOPIS DI DAERAH SURUT PANTAI SANGIANG KABUPATEN BIMA
  314. MENINGKATKAN HASIL BELAJAR BIOLOGI PESERTA DIDIK KELAS X DI SMA LABORATORIUM UNIVERSITAS NEGERI MALANG MELALUI MODEL PEMBELAJARAN COOPERATIVE SCRIPT
  315. PENGARUH LATIHAN FISIK TERHADAP PENINGKATAN TEBAL TULANG PADA TIKUS PUTIH (Rattus norvegicus) USIA MUDA
  316. STUDI KERUSAKAN STRUKTUR ANATOMI CACING Ascaridia galli SETELAH PEMAPARAN DENGAN EKSTRAK BUAH NANAS (Ananas comosus L. Merr) MUDA VARIETAS QUEEN.
  317. INVENTARISASI KEANEKARAGAMAN MAKRO ALGA DI TELUK MERU TAMAN NASIONAL MERU BETIRI BANYUWANGI
  318. PENGARUH LATIHAN FISIK TERHADAP PENINGKATAN TEBAL TULANG PADA TIKUS PUTIH (Rattus norvegicus) USIA MUDA
  319. UJI EFEKTIVITAS AIR PERASAN RIMPANG JAHE MERAH (Zingiber officinale Rosc.) TERHADAP MORTALITAS ULAT GRAYAK (Spodoptera litura Fabricus)
  320. PENGARUH UMUR KULTUR DAN LAMA FERMENTASI TERHADAP KADAR GULA, KADAR ALKOHOL, KADAR TOTAL ASAM DAN ORGANOLEPTIK KOMBUCHA APEL (Malus Sylvestris Mill)
  321. PENGARUH PEMBERIAN DEKOK BUAH PARE ( Momordica charantia ) TERHADAP KUALITAS SPERMATOZOA TIKUS PUTIH (Rattus novergicus )
  322. DAYA ANTIFUNGAL CAMPURAN DEKOK DAUN JAMBU MENTE (Anacardium occidentale L.) DAN BUNGA BELIMBING WULUH (Averrhoa bilimbi L. ) DALAM BERBAGAI KONSENTRASI TERHADAP PERTUMBUHAN JAMUR Candida albicans SECARA IN VITRO
  323. PENGARUH KOMPOSISI MEDIA SEMAI DAN DOSIS PUPUK NPK TERHADAP PERTUMBUHAN SEMAI DAMAR (Agathis loranthifolia Salisb)
  324. PENGARUH PEMBERIAN FILTRAT DAUN KEMANGI (Ocimum basilicum) TERHADAP PENURUNAN SUHU TUBUH TIKUS PUTIH (Rattus norvegicus)
  325. DAYA ANTIFUNGAL FILTRAT BUAH MENGKUDU (Morinda citrifolia L.) TERHADAP PERTUMBUHAN JAMUR Trichophyton mentagrophytes SECARA in vitro
  326. UJI EFEKTIVITAS EKSTRAK BUAH NANAS (ANANAS COMOSUS L. Merr) MUDA VARIETAS QUEEN TERHADAP MORTALITAS CACING PARASIT (Ascaridia galli) SECARA IN VITRO
  327. INVENTARISASI PHYLUM ECHINODERMATA DI PANTAI PLENGKUNG TAMAN NASIONAL ALAS PURWO KABUPATEN BANYUWANGI
  328. PENGARUH PEMBERIAN EKSTRAK PIGMEN BUAH MURBEI (Morus alba L.) SEBAGAI ANTIOKSIDAN TERHADAP KADAR SGOT DAN SGPT PADA TIKUS PUTIH (Rattus norvegicus) YANG DIINDUKSI DENGAN ASETAMINOFEN
  329. UJI EFEKTIVITAS EKSTRAK BUAH NANAS (ANANAS COMOSUS L. Merr) MUDA VARIETAS QUEEN TERHADAP MORTALITAS CACING PARASIT (Ascaridia galli) SECARA IN VITRO
  330. PENGARUH FREKUENSI DAN DOSIS PEMBERIAN VIRGIN COCONUT OIL (VCO) UNTUK MENURUNKAN KADAR KOLESTEROL DALAM DARAH TIKUS PUTIH (Rattus norvegicus) ?(Upaya Menemukan Formulasi Penggunaan Minyak Kelapa Murni Untuk Menyembuhkan Hiperkolesterolemia)?
  331. PENGARUH LAMA PASTEURISASI DAN LAMA FERMENTASI PADA PENGOLAHAN CUKA APEL (Malus sylvestris Mill) TERHADAP KUALITAS CUKA DAN AKTIVITAS ANTIOKSIDAN
  332. PENERAPAN LKS TERBUKA DALAM MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN PRESTASI BELAJAR SISWA SMP NEGERI I BATU
  333. DAYA ANTIMIKROBA BERBAGAI KONSENTRASI DEKOK SIMPLISIA BUAH MAHKOTA DEWA (Phaleria macrocarpa (Scheff) Boerl) TERHADAP BAKTERI Shigella dysenteriae SECARA in vitro
  334. PENGARUH PEMBERIAN FILTRAT CABE RAWIT (Capsicum frutescens L) DALAM BERBAGAI KONSENTRASI TERHADAP ZONA HAMBAT JAMUR PENYEBAB SARIAWAN (Candida albicans) SECARA IN – VITRO
  335. PENGARUH PEMBERIAN KONSENTRASI EKSTRAK BIJI PINANG (Areca chatecu L) TERHADAP MORTALITAS LARVA NYAMUK Aedes aegypti
  336. UJI POTENSI TOLERANSI TUJUH ISOLAT FUNGI LIMBAH BEKAS AIR MANDI TERHADAP DETERGEN, SABUN MANDI, DAN SABUN COLEK DI KAWASAN PADAT HUNI KOTA MALANG
  337. UJI POTENSI TOLERANSI TUJUH ISOLAT FUNGI LIMBAH BEKAS AIR MANDI TERHADAP DETERGEN, SABUN MANDI, DAN SABUN COLEK DI KAWASAN PADAT HUNI KOTA MALANG
  338. PENGARUH KADAR GARAM TERHADAP RASA, AROMA, WARNA, TEKSTUR DAN TOTAL KOLONI BAKTERI PADA TEMPOYAK DURIAN (Durio zebithinus)
  339. PENGARUH PEMBERIAN DOSIS BERULANG DEKOK DAUN JAMBU BIJI MERAH (Psidium guajava L.) TERHADAP KUALITAS SPERMATOZOA TIKUS PUTIH (Rattus norvegicus var wistar) JANTAN
  340. PENGARUH BERBAGAI DOSIS FILTRAT PARE (Momordica charantia L) TERHADAP KADAR GLUKOSA DARAH PADA TIKUS PUTIH (Rattus norvegicus) HIPERGLIKEMIA
  341. EFEKTIVITAS BERBAGAI KONSENTRASI DEKOK TEH HIJAU (Camelia sinensis) Var. assamica TERHADAP JUMLAH KOLONI BAKTERI Klebsiella pneumoniae SECARA In Vitro
  342. PENGARUH FREKUENSI PEMBERIAN DAN KONSENTRASI FILTRAT DAUN JAMBU BIJI (Psidium guajava) TERHADAP PENURUNAN KADAR GLUKOSA DALAM DARAH PADA TIKUS PUTIH (Rattus norvegicus)
  343. PENGARUH KONSENTRASI DAN LAMA PERENDAMAN AIR KAPUR Ca(OH)2 TERHADAP KUALITAS SALE PISANG RAJA (Musa paradisiaca)
  344. PENGARUH PEMBERIAN BERBAGAI DOSIS DEKOK DAUN BELUNTAS (Pluchea indica L.) TERHADAP KUALITAS (MOTILITAS, LIVIBILITAS DAN MORTALITAS) SPERMATOZOA TIKUS PUTIH JANTAN (Rattus novergicus)
  345. DAYA ANTIMIKROBA BERBAGAI KONSENTRASI YOGURT TERHADAP BAKTERI Salmonella typhi SECARA IN VITRO
  346. UJI EFEKTIVITAS FILTRAT BAWANG MERAH (Allium cepa) TERHADAP MORTALITAS Fasciola hepatica SECARA In-Vitro
  347. PENGARUH BERBAGAI DOSIS FILTRAT BUNGA SEPATU (Hibiscus rosasinensis) TERHADAP KUALITAS SPERMATOZOA TIKUS PUTIH JANTAN (Rattus norvegicus)
  348. PENGARUH BERBAGAI DOSIS FILTRAT PARE (Momordica charantia L) TERHADAP KADAR GLUKOSA URIN PADA TIKUS PUTIH (Rattus norvegicus) HIPERGLIKEMIA
  349. INVENTARISASI JENIS GASTROPODA DI TELUK MERU TAMAN NASIONAL MERU BETIRI BANYUWANGI
  350. PENGARUH PEMBERIAN EKSTRAK TANNIN DAUN BELUNTAS (Pluchea indica Less) TERHADAP KUALITAS SPERMATOZOA TIKUS PUTIH (Rattus norvegicus)
  351. PENGARUH PEMBERIAN EKSTRAK BUAH NANAS(Ananas comosus. L merr) VARIETAS QUEEN TERHADAPJUMLAH MORTALITAS CACING PARASIT Ascaridia galli PADAAYAM PETELUR (Gallus sp.) SECARA IN VIVO
  352. UJI EFEKTIFITAS JUS BUAH KERSEN (Muntingia calabura L.) TERHADAP PENURUNAN KADAR GLUKOSA DARAH PADA TIKUS PUTIH (Rattus norvegicus)
  353. ?PENGARUH BERBAGAI DOSIS FILTRAT DAUN COCOR BEBEK (Kalanchoe pinnata L.) TERHADAP PENURUNAN SUHU TUBUH TIKUS PUTIH (Rattus norvegicus) HIPERTERMIA?
  354. UJI EFEKTIVITAS JUS BIJI PETAI (Parkia speciosa) TERHADAP KADAR SGOT DAN SGPT PADA TIKUS PUTIH JANTAN (Rattus norvegicus) YANG DIINDUKSI ASETAMINOFEN
  355. ?PENGARUH PEMBERIAN FILTRAT DAUN NILAM (Pogostemon cablin) TERHADAP MORTALITAS LARVA ULAT TRITIP (Plutella xylostella)?
  356. PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN LANGSUNG (Direct Instructional) DENGAN PENDEKATAN KONTEKSTUAL(Contextual Teaching and Learning) UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR BIOLOGI SISWA SMP NEGERI I PACET
  357. PENGARUH FILTRAT DAUN SIRIH (Piper bettle.L) TERHADAP KELULUSHIDUPAN IKAN NILA (Oreochormis sp) YANG TERINFEKSI BAKTERI Aeromonas hydrophilla
  358. KANDUNGAN BIOMASSA Spirogyra sp DALAM PERAIRAN DAN HUBUNGANNYA DENGAN INDIKATOR PENCEMARAN LIMBAH PERTANIAN PADA ALIRAN SUNGAI BRANTAS DAN BERBAGAI ANAK SUNGAI BRANTAS WILAYAH KOTA BATU
  359. UJI EFEKTIFITAS EKSTRAK DAUN DAN BIJI SIRSAK (Annona muricata) TERHADAP MORTALITAS LARVA ULAT GRAYAK (Spodoptera litura F.)
  360. PENGARUH FILTRAT BAWANG PUTIH (Allium sativum) TERHADAP JUMLAH KOLONI BAKTERI Staphylococcus aureus
  361. PENERAPAN PEMBELAJARAN TIMBAL BALIK (Reciprocal teaching) DALAM UPAYA MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR dan AKTIVITAS SISWA PADA PEMBELAJARAN BIOLOGI DI SMAN 2 BATU
  362. PENERAPAN PEMBELAJARAN PBL (Problem Based Learning) DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH DAN PEMAHAMAN KONSEP SERTA MOTIVASI BELAJAR SISWA KELAS X SMAN 02 BATU PADA POKOK BAHASAN RUANG LINGKUP BIOLOGI
  363. SISTEM PENGOBATAN TRADISIONAL BERBASIS TUMBUHAN OBAT DI DESA SIDOREJO KECAMATAN KARANGJATI KABUPATEN NGAWI
  364. PENERAPAN PENILAIAN BERBASIS KELAS DALAM PEMBELAJARAN SAINS di SMP se KOTA BATU pada TAHUN AJARAN 2007-2008
  365. IDENTIFIKASI TUMBUHAN PENEDUH JALAN SEBAGAI SUMBER BELAJAR BIOLOGI DI KECAMATAN DUKUN KABUPATEN GRESIK
  366. IDENTIFIKASI TUMBUHAN PENEDUH JALAN SEBAGAI SUMBER BELAJAR BIOLOGI DI KECAMATAN DUKUN KABUPATEN GRESIK
  367. PENGARUH BERBAGAI DOSIS JUS BUAH STRAWBERRY (Fragaria Spp) TERHADAP PENURUNAN SUHU TUBUH TIKUS PUTIH (Rattus norvegicus) YANG DIDEMAMKAN DENGAN VAKSIN DPT
  368. PROFIL KANDUNGAN METABOLIT SEKUNDER UTAMA DAN YANG DIDUGA BERPERAN DALAM KESUBURAN WANITA PADA TANAMAN DAUN HIDUP (Biophytum sensitivum (L) DC)
  369. INVENTARISASI KEANEKARAGAMAN BIVALVIA DI PANTAI JAMBU KECAMATAN PAJO KABUPATEN DOMPU NUSA TENGGARA BARAT
  370. IDENTIFIKASI TUMBUHAN PENEDUH JALAN SEBAGAI SUMBER BELAJAR BIOLOGI DI KECAMATAN DUKUN KABUPATEN GRESIK
  371. PROFIL KUALITAS LIMBAH CAIR PABRIK GULA DJ0MBANG BARU SEBELUM DAN SESUDAH MASUK ALIRAN SUNGAI DESA SAMBONG JOMBANG
  372. STUDY PEMANFAATAN TANAMAN OBAT KELUARGA DI DESA DUNGKEK KECAMATAN DUNGKEK KABUPATEN SUMENEP MADURA
  373. IDENTIFIKASI KEANEKARAGAMAN SPESIES IKAN DI RANU KLAKAH, RANU PAKIS, DAN RANU BEDALI KAWASAN GUNUNG LAMONGAN KABUPATEN LUMAJANG
  374. EFEK ANALGETIK SARI RIMPANG TEMULAWAK (Curcuma xanthorrhiza Roxb) PADA TIKUS PUTIH (Rattus norvegicus) STRAIN WISTAR
  375. PENGARUH PEMBERIAN BERBAGAI KOSENTRASI EKSTRAK JINTAN HITAM ( Nigella sativa) TERHADAP JUMLAH KOLONI BAKTERI Klebsiella pneumoniae
  376. PENGARUH EKSTRAK KAYU MANIS (Cinnamomum burmannii L.) TERHADAP PERTUMBUHAN BAKTERI Shigella dysentriae SECARA In vitro
  377. PENGARUH PENAMBAHAN KONSENTRASI ASAM SITRAT DAN PEKTIN TERHADAP MUTU SELAI BUAH NAGA DAGING MERAH (Hylocereus polyrhizus) Grade C
  378. PENGARUH PENAMBAHAN TEPUNG BIJI NANGKA TERHADAP KUALITAS DAN ORGANOLEPTIK MIE BASAH
  379. IDENTIFIKASI JAMUR PATOGEN PADA PERMUKAAN DAUN TANAMAN TEH (Camellia sinensis O.K) di PT. PERKEBUNAN NUSANTARA (PERSERO) XII KEBUN KERTOWONO KECAMATAN GUCIALIT KABUPATEN LUMAJANG
  380. PROBLEMATIKA YANG DIHADAPI OLEH GURU BIOLOGI DI SMP SE KECAMATAN SINGOSARI DALAM PELAKSANAAN PEMBELAJARAN BIOLOGI KELAS VIII BERDASARKAN KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN (KTSP) 2006
  381. UJI EFEKTIVITAS EKSTRAK BIJI SRIKAYA (Annona squamosa L.) TERHADAP MORTALITAS KUTU KEPALA (Pediculus humanus var. capitis) SECARA IN VITRO.
  382. MENINGKATKAN KEMAMPUAN KOGNITIF PELAJARAN BIOLOGI PESERTA DIDIK KELAS X-5 SMA LABORATORIUM UNIVERSITAS NEGERI MALANG MELALUI STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEADS TOGETHER
  383. KAJIAN JAWA TIMUR PARK SEBAGAI SUMBER BELAJAR DALAM MENINGKATKAN EFEKTIFITAS PEMBELAJARAN
  384. ?PENGARUH PEMBERIAN JUS BUAH PISANG AMBON (Musa sapientum) TERHADAP DIURESIS TIKUS PUTIH (Rattus norvegicus) JANTAN?
  385. PENGARUH PEMBERIAN DEKOK RUMPUT KEBAR (Biophytum petersianum Klotszch) TERHADAP KUALITAS SPERMATOZOA TIKUS PUTIH JANTAN (Rattus norvegicus.)
  386. IDENTIFIKASI SENYAWA METABOLIT SEKUNDER PADA TANAMAN RUMPUT KEBAR (Biophytum petersianum Klotzsch
  387. PENGARUH KONSENTRASI SARI KEDELAI (Glycine max L.) TERHADAP PENINGKATAN KADAR HEMOGLOBIN (Hb) DARAH TIKUS PUTIH (Rattus norvegicus)
  388. PROBLEMATIKA GURU MATA PELAJARAN BIOLOGI KELAS SEPULUH SMA NEGERI SEKOTA KEDIRI TAHUN AJARAN 2007/2008 DALAM PELAKSANAAN KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN (KTSP)
  389. PENGARUH PENAMBAHAN KONSENTRASI ASAM SITRAT DAN PEKTIN TERHADAP MUTU SELAI BUAH MELON (Cucumis melo L)
  390. IDENTIFIKASI SERANGGA DI KAWASAN WISATA DANAU RANU GRATI KABUPATEN PASURUAN SEBAGAI SUMBER BELAJAR BIOLOGI (KLASIFIKASI MAKHLUK HIDUP)
  391. ENGARUH PENERAPAN METODE BELAJAR QUANTUM LEARNING TERHADAP PRESTASI BELAJAR SISWA PADA POKOK BAHASAN ENERGI ALTERNATIF DAN ENERGI BUNYI DI SDN TORJUN IIISAMPANG
  392. UJI DAYA ANTHELMINTIK GETAH PEPAYA (Carica papaya L.) DAN FILTRAT UMBI BAWANG PUTIH (Allium sativum L.) PADA CACING Ascaridia galli SECARA IN VITRO
  393. EFEK KOMBINASI LENDIR LIDAH BUAYA (Aloe vera L.) DAN COCOR BEBEK (Kalanchoe pinnata L.) TERHADAP ZONA HAMBAT CANDIDA ALBICANS SECARA IN VITRO
  394. PENERAPAN PENILAIAN KINERJA (Performance Assessment) Pada KEGIATAN PRAKTIKUM MATA PELAJARAN BIOLOGI KELAS VII di SLTP MUHAMMADIYAH 06 DAU MALANG
  395. PENGARUH KONSENTRASI EKSTRAK DAUN JERUK NIPIS (Citrus aurantifolia(Christm.) Swingle.) TERHADAP MORTALITAS LARVA NYAMUK Aedes aegypti L.
  396. EFEKTIVITAS BERBAGAI KONSENTRASI DEKOK TEH HIJAU (Camelia sinensis) Var. assamica TERHADAP JUMLAH KOLONI BAKTERI Klebsiella pneumoniae SECARA In Vitro
  397. PENGARUH FREKUENSI PEMBERIAN DAN KONSENTRASI FILTRAT DAUN JAMBU BIJI (Psidium guajava) TERHADAP PENURUNAN KADAR GLUKOSA DALAM DARAH PADA TIKUS PUTIH (Rattus norvegicus)
  398. PENGARUH KONSENTRASI DAN LAMA PERENDAMAN AIR KAPUR Ca(OH)2 TERHADAP KUALITAS SALE PISANG RAJA (Musa paradisiaca)
  399. PENGARUH PEMBERIAN BERBAGAI DOSIS DEKOK DAUN BELUNTAS (Pluchea indica L.) TERHADAP KUALITAS (MOTILITAS, LIVIBILITAS DAN MORTALITAS) SPERMATOZOA TIKUS PUTIH JANTAN (Rattus novergicus)
  400. DAYA ANTIMIKROBA BERBAGAI KONSENTRASI YOGURT TERHADAP BAKTERI Salmonella typhi SECARA IN VITRO
  401. PENGARUH VARIETAS BUAH APEL SUBGRADE DAN KONSENTRASI KARAGENAN TERHADAP KUALITAS PRODUK JELLY APEL
  402. UJI KUALITAS NATA DARI BAHAN DASAR LIMBAH PADAT SARI APEL DENGAN PENAMBAHAN BERBAGAI JENIS DAN KONSENTRASI GULA MERAH SEBAGAI SUMBER KARBON
  403. PENGARUH EKSTRAK DAUN BELIMBING WULUH (Averrhoa bilimbi L.) TERHADAP PERTUMBUHAN Staphylococcus aureus
  404. ANALISIS KANDUNGAN PEMANIS BUATAN PADA PRODUK SIRUP BERBAGAI MERK
  405. UJI KADAR Pb PADA MAKANAN YANG DIBUNGKUS KORAN SEBAGAI PEMBUNGKUS MAKANAN
  406. PENGARUH LAMA RADIASI ULTRAVIOLET (UV) TERHADAP TINGKAT PENETASAN (Hatching Rate) DAN KELULUSHIDUPAN (Survival Rate) PADA PROSES GYNOGENESIS IKAN MAS (Cyprinus carpio L) DENGAN SPERMA IKAN TAWES (Puntius javanicus Blkr)
  407. PENGARUH PEMBERIAN PUPUK DARI KOTORAN KAMBING DAN EM-4 TERHADAP PERTUMBUHAN JAGUNG MANIS (Zea mays saccharata L.) VARIETAS Honey Jean II
  408. ANALISA ZAT PEWARNA DAN PEMANIS SINTETIS PADA AROMANIS YANG DIJUAL DI SEKOLAH DASAR DI KECAMATAN KARANGPLOSO
  409. PENGARUH KONSENTRASI BUTIL HIDROKSIANISOL dan LAMA PENYIMPANAN TERHADAP KETENGIKAN dan KADAR LEMAK SUSU PASTEURISASI
  410. PENGARUH INFUS DAUN KAMBOJA (Plumeria acuminate Ait) TERHADAP DIAMETER ZONA HAMBAT JAMUR Saprolegnia sp
  411. UJI EFEKTIVITAS KULIT KAYU DUWET (Eugenia cumini) TERHADAP PENURUNAN KADAR GLUKOSA DARAH TIKUS PUTIH (Rattus norvegicus)
  412. ANALISIS KANDUNGAN ZAT PEWARNA SINTETIS PADA BERBAGAI MACAM MERK SIRUP YANG BEREDAR DI PASAR BESAR MALANG
  413. PENGARUH EKSTRAK DAUN PEPAYA (Carica papaya) TERHADAP MORTALITAS CACING HATI PADA SAPI (Fasciola gigantica) SECARA IN VITRO
  414. STUDI KELIMPAHAN DAN POLA DISTRIBUSI PELECYPODA DI PANTAI BAJOSARAE DESA BUGIS KECAMATAN SAPE KABUPATEN BIMA
  415. ANALISIS KANDUNGAN ZAT PEWARNA SINTETIS PADA BERBAGAI MACAM MERK SIRUP YANG BEREDAR DI PASAR BESAR MALANG
  416. PENGARUH LAMA PERENDAMAN UDANG WINDU (Penaeus monodon) DENGAN LARUTAN ASAP CAIR TERHADAP MUTU UDANG ASAP
  417. METODE PENGOBATAN ALTERNATIF SANGKAL PUTUNG BAPAK MUHAMMAD IMRON DALAM PENANGANAN FRAKTUR TULANG (Studi Kasus Di Desa Jambu Kecamatan Lenteng Kabupaten Sumenep Madura)
  418. PENGARUH PENAMBAHAN KONSENTRASI SENYAWA NATRIUM METABISULFIT (Na2S2O5) DAN SUHU PENGERING TERHADAP KANDUNGAN GIZI DAN SIFAT ORGANOLEPTIK JAMUR TIRAM PUTIH (Pleurotus floridae)
  419. Pengaruh Ekstrak Bunga Cengkeh (Syzygium aromaticum L.) Terhadap Pertumbuhan Jamur Aspergillus flavus
  420. PERBEDAAN PENGETAHUAN MENOPAUSE DAN SIKAP MENGHADAPI MENOPAUSE PADA WANITA PRAMENOPAUSE DI PEDESAAN DENGAN PERKOTAAN
  421. MORTALITAS ULAT GRAYAK (Spodoptera litura F.) DALAM BERBAGAI PELARUT DAN KONSENTRASI EKSTRAK BIJI BENGKUANG (Pachyrrhizus erosus Urban)
  422. STUDI TENTANG AKTIVITAS HARIAN ELANG LAUT PERUT PUTIH (Haliaeetus leucogaster) DALAM KANDANG REHABILITASI DI PUSAT PENYELAMATAN SATWA PETUNGSEWU (PPSP) MALANG
  423. Analisis Kandungan Kadmium (Cd) Pada Udang Windu (Panaeus monodon Fabb.) Hasil Budidaya Tambak Intensif Manyar Gresik
  424. PROBLEMATIKA PELAKSANAAN KURIKULUM BERBASIS KOMPETENSI BIDANG STUDI BIOLOGI DI SMA NEGERI SE KOTA KEDIRI
  425. PENGARUH KONSENTRASI LIMBAH CAIR DARI PROSES PEMBUATAN BIOGAS TERHADAP LAJU PERTUMBUHAN Chlorella sp
  426. PENGARUH PERENDAMAN DALAM BERBAGAI KONSENTRASI NaCl TERHADAP TOTAL ASAM, KADAR AIR DAN ORGANOLEPTIK KERIPIK NANAS (Ananas comosus L. Merr)
  427. UJI MIKROBIOLOGIS TERHADAP KUALITAS ?BEKASEM? YANG DIJUAL PADA BEBERAPA PASAR DI KABUPATEN GRESIK
  428. STUDI IDENTIFIKASI SPESIES DAN POLA PENYEBARAN IKAN KARANG DI PERAIRAN SEGARA ANAKAN CAGAR ALAM PULAU SEMPU KABUPATEN MALANG
  429. UJI EFEKTIFITAS JUS BAYAM (Amaranthus tricolor L.) DALAM MENINGKATKAN KADAR HEMOGLOBIN (Hb) DARAH TIKUS PUTIH (Rattus norvegicus)
  430. HUBUNGAN KADAR ZAT KAPUR AIR SUMUR DENGAN KEPARAHAN PENDERITA BATU GINJAL DI RSUD Dr. R KOESMA KABUPATEN TUBAN
  431. UJI EFEKTIVITAS FILTRAT KECAMBAH KACANG HIJAU (Vigna radiata) TERHADAP KADAR BILIRUBIN TOTAL SERUM PADA TIKUS PUTIH (Rattus norvegicus) YANG DIINDUKSI DENGAN KARBON TETRAKLORIDA (CCL4)
  432. PERBEDAAN KADAR NIKOTIN ROKOK GUDANG GARAM MERAH DENGAN ROKOK HOME INDUSTRI DI KECAMATAN PAITON KABUPATEN PROBOLINGGO
  433. PENGARUH SUBSTITUSI AGAR-AGAR TERHADAP SIFAT FISIK DAN ORGANOLEPTIK DODOL BIJI NANGKA ( Artocarpus heteropyllus)
  434. PENGARUH PERBEDAAN KONSENTRASI PENYEMPROTAN FILTRAT PERASAN DAUN SIRIH (Piper betle) TERHADAP PERTUMBUHAN PENYAKIT TEPUNG (Powdery mildew) YANG DISEBABKAN OLEH JAMUR Erysiphe polygoni PADA DAUN KACANG PANJANG (Vigna sinensis)
  435. PENGARUH BERBAGAI KONSENTRASI KALSIUM HIDROKSIDA (Ca(OH)2) TERHADAP KUALITAS MANISAN KERING TOMAT (Lycopersicum esculentum Mill.)
  436. STUDI TENTANG EFEK ANTIOKSIDAN VITAMIN E DENGAN PARAMETER SGOT DAN SGPT SERUM DARAH TIKUS PUTIH (Rattus norvegicus) YANG DIPAPAR ASAP ROKOK
  437. RAGAM KARAKTER MORFOLOGI POLONG KEDELAI (Glycine max L. Merrill) DAN HUBUNGANNYA DENGAN KETAHANAN TERHADAP HAMA PENGISAP POLONG Riptortus linearis F.
  438. Studi Tentang Kesiapan Guru Mata Pelajaran Biologi SMU Dalam Penerapan KBK Di Wilayah Kota Batu
  439. PENGARUH TINGKAT KEMEKARAN DAN TINGKAT KELAYUAN TERHADAP RENDEMEN DAN KUALITAS MINYAK SEDAP MALAM (Polianthes tuberosa L.)
  440. KECEPATAN DEKOMPOSISI SAMPAH ORGANIK PASAR KOTA BATU SERTA TINGKAT KANDUNGAN NPK KOMPOS DENGAN METODE VERMIKOMPOS DAN EM4
  441. UJI EFEKTIVITAS DEKOK DAUN JAMBU BIJI (Psidium guajava L.) TERHADAP SEL SPERMATOZOA NORMAL DAN ABNORMAL DALAM TUBULUS SEMINIFERUS TESTIS TIKUS PUTIH JANTAN (Rattus norvegicus) STRAIN WISTAR
  442. PENINGKATAN KUALITAS KEMBANG TAHU DENGAN BAHAN DASAR AMPAS TAHU MELALUI BERBAGAI KONSENTRASI PENAMBAHAN BIJI TURI (Sesbania grandiflora. L) DAN LAMA PEMANASAN BUBUR
  443. ANALISIS PROTEIN DAN SIFAT ORGANOLEPTIK SUSU JAGUNG DARI TIGA VARIETAS JAGUNG
  444. PENGARUH FILTRAT DAUN KEMANGI (Ocimum basilicum L.) TERHADAP DIAMETER ZONA HAMBAT Staphylococcus aureus YANG DIISOLASI DARI PENDERITA KARBUNKEL SECARA IN VITRO
  445. PENGARUH PENGGUNAAN SERBUK KUNYIT (Curcuma domestica) DAN LAMA PERENDAMAN TERHADAP KELULUSHIDUPAN BENIH IKAN MAS (Cyprinus carpio L) YANG TERINFEKSI BAKTERI Aeromonas hydrophila
  446. KECEPATAN DEKOMPOSISI SAMPAH ORGANIK PASAR KOTA BATU SERTA TINGKAT KANDUNGAN NPK KOMPOS DENGAN METODE VERMIKOMPOS DAN EM4
  447. UJI POTENSI INFUS BAWANG PUTIH (Allium sativum Linn.) TERHADAP KOAGULASI DARAH SECARA IN VITRO
  448. PENGARUH TEBAL IRISAN DAN LAMA PENGERINGAN TERHADAP RENDEMAN DAN KUALITAS MINYAK ATSIRI JAHE VARIETAS GAJAH (Zingiber officinale Rosc varr.)
  449. PENGARUH KONSENTRASI GULA DAN PENGENCERAN MEDIUM FERMENTASI TERHADAP KUALITAS NATA DE CARROTS
  450. PENINGKATAN PRESTASI DAN AKTIVITAS BELAJAR BIOLOGI SISWA KELAS I SMP N 2 BATU MALANG DENGAN MENGGUNAKAN PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL (CTL)
  451. PENGARUH JENIS PENAMBAH RASA TERHADAP KUALITAS KERUPUK
  452. PENGARUH VARIETAS BUAH APEL (Malus domestica Borkh) DAN BERBAGAI JENIS STARTER PADA TAHAP FERMENTASI ALKOHOL TERHADAP KUALITAS CUKA APEL
  453. UJI EFEKTIFITAS DEKOK RAMBUT JAGUNG (Zea mays) TERHADAP PENURUNAN KADAR KOLESTEROL DALAM DARAH TIKUS PUTIH (Rattus norvegicus)
  454. PENGARUH VARIETAS BUAH APEL (Malus domestica Borkh) DAN KONSENTRASI RAGI ROTI TERHADAP KUALITAS CUKA APEL
  455. PENGARUH LAMA PERENDAMAN DALAM LARUTAN ASAP CAIR DAN LAMA PENYIMPANAN TERHADAP KADAR PROTEIN, LEMAK, DAN JUMLAH TOTAL KOLONI BAKTERI UDANG WINDU ASAP (Penaeus monodon)
  456. PENGARUH LAMA RADIASI ULTRAVIOLET (UV) TERHADAP TINGKAT PENETASAN (Hatching Rate) DAN KELULUSHIDUPAN (Survival Rate) PADA PROSES GYNOGENESIS IKAN MAS (Cyprinus carpio L) DENGAN SPERMA IKAN TAWES (Puntius javanicus Blkr)
  457. PENGARUH LAMA RADIASI ULTRAVIOLET (UV) TERHADAP TINGKAT PENETASAN (Hatching Rate) DAN KELULUSHIDUPAN (Survival Rate) PADA PROSES GYNOGENESIS IKAN MAS (Cyprinus carpio L) DENGAN SPERMA IKAN TAWES (Puntius javanicus Blkr)
  458. PENGARUH PEMBERIAN TEPUNG KACANG HIJAU SEBAGAI SUMBER PROTEIN NABATI DALAM FORMULA PAKAN TERHADAP PERTAMBAHAN BERAT BADAN IKAN NILA HITAM (Oreochromis niloticus)
  459. PENGARUH BERBAGAI MACAM KONSENTRASI ASAM SORBAT TERHADAP KUALITAS TAHU
  460. PENGARUH PEMBERIAN EKSTRAK SELEDRI (Apium graveolens)TERHADAP PENURUNAN SUHU TUBUH MENCIT (Mus musculus)
  461. PENGARUH EKSTRAK DAUN TAPAK LIMAN (Elephantopus scaber L.) TERHADAP DIAMETER ZONA HAMBAT Aspergillus niger SECARA IN VITRO
  462. IDENTIFIKASI SERANGGA HAMA TANAMAN KELAPA SAWIT (Elaeis quineensis Jack) DI LAHAN PERKEBUNAN MASYARAKAT DESA KAYUNGO KEC. LONG IKIS KAB. PASIR KALIMANTAN TIMUR
  463. PENGARUH VARIETAS BUAH APEL SUBGRADE DAN KONSENTRASI KARAGENAN TERHADAP KUALITAS PRODUK JELLY APEL
  464. UJI KUALITAS NATA DARI BAHAN DASAR LIMBAH PADAT SARI APEL DENGAN PENAMBAHAN BERBAGAI JENIS DAN KONSENTRASI GULA MERAH SEBAGAI SUMBER KARBON
  465. PENGARUH EKSTRAK DAUN BELIMBING WULUH (Averrhoa bilimbi L.) TERHADAP PERTUMBUHAN Staphylococcus aureus
  466. ANALISIS KANDUNGAN PEMANIS BUATAN PADA PRODUK SIRUP BERBAGAI MERK
  467. UJI KADAR Pb PADA MAKANAN YANG DIBUNGKUS KORAN SEBAGAI PEMBUNGKUS MAKANAN
  468. PENGARUH LAMA RADIASI ULTRAVIOLET (UV) TERHADAP TINGKAT PENETASAN (Hatching Rate) DAN KELULUSHIDUPAN (Survival Rate) PADA PROSES GYNOGENESIS IKAN MAS (Cyprinus carpio L) DENGAN SPERMA IKAN TAWES (Puntius javanicus Blkr)
  469. PENGARUH PEMBERIAN PUPUK DARI KOTORAN KAMBING DAN EM-4 TERHADAP PERTUMBUHAN JAGUNG MANIS (Zea mays saccharata L.) VARIETAS Honey Jean II
  470. ANALISA ZAT PEWARNA DAN PEMANIS SINTETIS PADA AROMANIS YANG DIJUAL DI SEKOLAH DASAR DI KECAMATAN KARANGPLOSO
  471. PENGARUH KONSENTRASI BUTIL HIDROKSIANISOL dan LAMA PENYIMPANAN TERHADAP KETENGIKAN dan KADAR LEMAK SUSU PASTEURISASI
  472. PENGARUH INFUS DAUN KAMBOJA (Plumeria acuminate Ait) TERHADAP DIAMETER ZONA HAMBAT JAMUR Saprolegnia sp
  473. UJI EFEKTIVITAS KULIT KAYU DUWET (Eugenia cumini) TERHADAP PENURUNAN KADAR GLUKOSA DARAH TIKUS PUTIH (Rattus norvegicus)
  474. ANALISIS KANDUNGAN ZAT PEWARNA SINTETIS PADA BERBAGAI MACAM MERK SIRUP YANG BEREDAR DI PASAR BESAR MALANG
  475. PENGARUH EKSTRAK DAUN PEPAYA (Carica papaya) TERHADAP MORTALITAS CACING HATI PADA SAPI (Fasciola gigantica) SECARA IN VITRO
  476. STUDI KELIMPAHAN DAN POLA DISTRIBUSI PELECYPODA DI PANTAI BAJOSARAE DESA BUGIS KECAMATAN SAPE KABUPATEN BIMA
  477. ANALISIS KANDUNGAN ZAT PEWARNA SINTETIS PADA BERBAGAI MACAM MERK SIRUP YANG BEREDAR DI PASAR BESAR MALANG
  478. PENGARUH LAMA PERENDAMAN UDANG WINDU (Penaeus monodon) DENGAN LARUTAN ASAP CAIR TERHADAP MUTU UDANG ASAP
  479. METODE PENGOBATAN ALTERNATIF SANGKAL PUTUNG BAPAK MUHAMMAD IMRON DALAM PENANGANAN FRAKTUR TULANG (Studi Kasus Di Desa Jambu Kecamatan Lenteng Kabupaten Sumenep Madura)
  480. PENGARUH PENAMBAHAN KONSENTRASI SENYAWA NATRIUM METABISULFIT (Na2S2O5) DAN SUHU PENGERING TERHADAP KANDUNGAN GIZI DAN SIFAT ORGANOLEPTIK JAMUR TIRAM PUTIH (Pleurotus floridae)
  481. Pengaruh Ekstrak Bunga Cengkeh (Syzygium aromaticum L.) Terhadap Pertumbuhan Jamur Aspergillus flavus
  482. PENGARUH JENIS PELARUT DAN KONSENTRASI EKSTRAK UMBI GADUNG (Dioscorea hispida Dennst.) TERHADAP MORTALITAS LARVA Aedes aegypti L.
  483. IDENTIFIKASI TUMBUHAN PENEDUH JALAN DI JALAN MAHKOTA KALITENGAH LAMONGAN
  484. PENGARUH BERBAGAI MACAM KOMPOSISI PADA MEDIA JERAMI TERHADAP PERTUMBUHAN MASSA SEL BIBIT JAMUR MERANG (Volvariella volvacea)
  485. JUMLAH BAKTERI Escherichia coli PADA MINUMAN ES CAMPUR YANG DIJUAL DI DAERAH TLOGOMAS KECAMATAN LOWOKWARU KOTA MALANG
  486. STUDI TENTANG KANDUNGAN BAKTERI Escherichia coli PADA ES CREAM TRADISIONAL DI KELURAHAN KADEMANGAN KECAMATAN KADEMANGAN KABUPATEN BLITAR
  487. STUDI TENTANG KANDUNGAN BAKTERI Escherichia coli PADA ES CREAM TRADISIONAL DI KELURAHAN KADEMANGAN KECAMATAN KADEMANGAN KABUPATEN BLITAR
  488. ANALISIS KUALITAS NATA DARI BERBAGAI BAHAN BAKU DENGAN PENAMBAHAN GULA KELAPA
  489. PENERAPAN METODE PEMBELAJARAN KOOPERATIF MODEL STAD TERHADAP PRESTASI BELAJAR DAN AKTIVITAS SISWA DI MA. MIFTAHUL JANNAH GADING PROBOLINGGO
  490. PENGARUH KONSENTRASI EKSTRAK BIJI SRIKAYA (Annona squamosa L.) TERHADAP MORTALITAS LARVA NYAMUK Aedes aegypti
  491. EFEKTIFITAS INFUS DAUN Thitonia diversifolia A. Gray TERHADAP DAYA HAMBAT Pityrosporum ovale SEBAGAI PENYEBAB PENYAKIT DERMATITIS SEBOREIKA
  492. DAYA ANTIMIKROBIAL INFUS DAUN SENDOK (Plantago mayor L.) TERHADAP PERTUMBUHAN BAKTERI Shigella dysenteriae
  493. KEANEKARAGAMAN ALGA MAKROSKOPIS DI DAERAH PASANG SURUT PANTAI WANE KECAMATAN MONTA KABUPATEN BIMA
  494. UJI KADAR NITRAT-NITRIT PADA CHICKEN NUGGET YANG DIJUAL DI DAERAH MALANG
  495. DAYA ANTISEPTIK BERBAGAI MEREK dan KONSENTRASI SABUN CAIR SIRIH terhadap Candida albicans secara in vitro
  496. KUALITAS MINYAK KELAPA HASIL PENGOLAHAN PROSES BASAH DENGAN PENAMBAHAN EKSTRAK BUAH PEPAYA (Carica papaya L)
  497. PENGARUH INFUS DAUN ILER (Coleus scutellarioides (L.) Benth.) TERHADAP ZONA HAMBAT Candida albicans
  498. ISOLASI BAKTERI DARI LIMBAH CAIR RUMAH TANGGA YANG TERDAPAT DI SELOKAN SEBAGAI BAHAN INOKULUM PENGURAI LIMBAH
  499. UJI EFEKTIFITAS SARI BENGKUANG (Pachyrhizus erosus) DALAM MENURUNKAN HIPERGLIKEMIA PADA MENCIT (Mus musculus) YANG DIINDUKSI DENGAN ALLOXAN
  500. PENGGUNAAN PENDEKATAN KOOPERATIF MODEL STAD UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR DAN AKTIFITAS SISWA DALAM MATA PELAJARAN BIOLOGI KELAS I MAN SRONO BANYUWANGI
  501. PENGARUH LAMA PENYIMPANAN DALAM KEMASAN PLASTIK DENGAN PENAMBAHAN KMnO4 TERHADAP MUTU BUAH PISANG (Musa parasidiaca L.)
  502. PENGARUH LAMA PERENDAMAN BUAH SALAK (Salacca Edulis) DALAM AIR KAPUR TAERHADAP TOTAL KOLONI KAPANG PADA MANISAN BUAH SALAK
  503. ANALISIS RESIDU PESTISIDA BASUDIN (DIAZINON) PADA BUAH APEL MANALAGI, ANNA, DAN ROME BEAUTY SETELAH PENYIMPANAN SELAMA 15 HARI
  504. INVENTARISASI PAKU-PAKUAN (Pteridophyta) SEBAGAI SUMBER BELAJAR DI KAWASAN COBAN TALUN BATU
  505. EFEKTIFITAS INFUS KULIT BUAH DELIMA PUTIH (Punica granatum L.) DAN BIJI PINANG (Areca catechu L.) SEBAGAI PENGHAMBAT PERTUMBUHAN BAKTERI Shigella dysenteriae SECARA IN VITRO
  506. IDENTIFIKASI KEANEKARAGAMAN PTERIDOPHYTA DI DAERAH SUKAMADE TAMAN NASIONAL MERU BETIRI KABUPATEN BANYUWANGI
  507. PENGARUH KONSENTRASI FILTRAT DAUN TEMBAKAU (Nicotiana tabacum L.) KERING TERHADAP JUMLAH KEMATIAN LARVA NYAMUK Aedes aegypti
  508. PENGARUH LAMA PERENDAMAN JAGUNG GILING DAN DOSIS RAGI TERHADAP KADAR ALKOHOL TAPE JAGUNG GILING
  509. UJI EFEKTIVITAS DEKOK DAUN SENDOK (Plantago mayor L.) TERHADAP KADAR BILIRUBIN TOTAL SERUM MENCIT (Rattus norvegicus) YANG DIINDUKSI DENGAN CCL4
  510. PENGGUNAAN KASCING SEBAGAI MEDIA PERTUMBUHAN TANAMANTOMAT APEL(Lycopersicum pyriforme)
  511. Analisis Residu Insektisida Dursban 20 EC pada Sayuran Sawi Putih (Brassica juncea L) dan Kubis Telur (Brassica oleracea L) yang ditanam Di Wilayah Kecamatan Bumiaji Batu
  512. STUDI KANDUNGAN LOGAM BERAT Pb PADA SEDIMEN DAN KERANG Nerita Sp DI PERAIRAN LAUT SEKITAR PT NEWMONT NUSA TENGGARA DI SUMBAWA BESAR
  513. KUALITAS MIKROBIOLOGI AIR MINUM ISI ULANG DARI MATA AIR PRIGEN HINGGA KE KONSUMEN
  514. ANALISIS KOMPOSISI HUTAN MANGROVE DI PANTAI TLANAKAN KECAMATAN TLANAKAN KABUPATEN PAMEKASAN MADURA
  515. HUBUNGAN TINGKAT PENDIDIKAN KARYAWAN DENGAN PERILAKU KESEHATAN DAN KESELAMATAN KERJA WARGA YANG BEKERJA DI PT. PETROKIMIA GRESIK
  516. PENGARUH PEMBERIAN PEKTIN DAN SUKROSA TERHADAP KUALITAS SELAI MENGKUDU (Morinda citrifolia L)
  517. PENGARUH PEMBERIAN ASAP CAIR TERHADAP AKTIVITAS AIR (AW) DAN KUALITAS ORGANOLEPTIK PADA IKAN TONGKOL (Euthynnus affinis)
  518. PERBEDAAN STATUS GIZI ANAK USIA SEKOLAH DASAR DI PEDESAAN DENGAN PERKOTAAN MALANG BERDASARKAN LATAR BELAKANG ORANG TUA
  519. INVENTARISASI TUMBUHAN BERKHASIAT OBAT DI DESA ANGSANAH KECAMATAN PALENGAAN KABUPATEN PAMEKASAN MADURA
  520. PENGARUH LIMBAH CAIR TAHU TERHADAP PERTUMBUHAN VEGETATIF TOMAT (Lycopersicum esculentum Mill) SECARA HIDROPONIK
  521. HUBUNGAN ASUPAN GIZI DENGAN BERAT BADAN BALITA DI DESA UNGGA KECAMATAN PRAYA BARAT KABUPATEN LOMBOK TENGAH PROPINSI NUSA TENGGARA BARAT
  522. PENGARUH KONSENTRASI LIMBAH CAIR TAHU TERHADAP TINGKAT KEMATIAN IKAN MAS (Cyprinus carpio L.)
  523. EFEKTIFITAS HASIL BELAJAR KELOMPOK COOPERATIVE LEARNING DENGAN KELOMPOK KONVENSIONAL PADA SISWA KELAS 2 SMP 3 TEMPEH KAB.LUMAJANG SEMESTER GENAP TAHUN PELAARAN 2003/2004
  524. PENGARUH LARUTAN SUKROSA TERHADAP DAYA SIMPAN DAN NILAI ORGANOLEPTIK BUAH JAMBU AIR (Syzygium samarangense (Blume.) Merr.& Perry.)
  525. Faktor Pencetus Diabetes Mellitus (DM) Hasil Pemeriksaan pada Pasien di Laboratorium Poliklinik Rumah Bersalin Muhammadiyah Desa Sumberpucung Kecamatan Sumberpucung Kabupaten Malang
  526. LAJU PERTUMBUHAN BEBERAPA GENOTIPE KACANG HIJAU (Phaseolus radiatus) PADA TINGKAT NAUNGAN YANG BERBEDA
  527. KANDUNGAN KLOROFIL dan HASIL PANEN BEBERAPA GENOTIP KACANG HIJAU (Phaseolus radiatus) PADA TINGKAT NAUNGAN BERBEDA
  528. PENGARUH PERBEDAAN PENGOLAHAN TERHADAP KADAR LEMAK DAN PROTEIN PADA IKAN MUJAIR (Tilapia mosambica)
  529. PERBEDAAN KADAR TIMBAL (Pb) PADA BERBAGAI JENIS TANAMAN PENEDUH JALAN DI JALUR BATU ? MALANG
  530. UJI EFEKTIFITAS BERBAGAI KONSENTRASI FORMALIN TERHADAP TINGKAT KELULUSHIDUPAN IKAN MAS(Cyprinus carpio) YANG TERINFEKSI Argulus sp
  531. STUDI PERAWATAN TUBUH BERBASIS TUMBUHAN DI KECAMATAN PANGGUL KABUPATEN TRENGGALEK JAWA TIMUR
  532. PERBEDAAN SERAPAN TIMAH HITAM (Pb) DAN KADAR KLOROFIL PADA BERBAGAI JENIS TUMBUHAN PENEDUH JALAN SEBAGAI AKIBAT PEMBERIAN ASAP KENDARAAN BERMOTOR
  533. PENGARUH LAMA PERENDAMAN DAN SUHU PEMANASAN TERHADAP KANDUNGAN ASAM SIANIDA (HCN) PADA REBUNG BAMBU BETUNG (Dendrocalamus asper)
  534. TANGGAP BEBERAPA GALUR KACANG HIJAU (Phaseolus radiatus L.) TERHADAP TINGKAT NAUNGAN YANG BERBEDA
  535. PENGARUH TINGKAT SALINITAS TERHADAP PERTUMBUHAN VEGETATIF TANAMAN ASAM JAWA (Tamarindus indica, Linn.)
  536. HUBUNGAN MOTIVASI BERTANYA SISWA DENGAN PRESTASI BELAJAR BIOLOGI SISWA KELAS II SMA NEGERI I BIMA
  537. PENGARUH SUHU DAN LAMA PENYIMPANAN DALAM FREEZER LEMARI ES TERHADAP KANDUNGAN PROTEIN DAN JUMLAH TOTAL KOLONI BAKTERI IKAN BANDENG (Chanos-chanos Forskal)
  538. PENGARUH LAMA PEMANASAN DAN KONSENTRASI ASAM BENZOAT TERHADAP KUALITAS DAN DAYA SIMPAN NIRA SIWALAN (Borassus flabellifer)
  539. PENGARUH KONSENTRASI GARAM DAN TAWAS PADA PEREBUSAN IKAN TONGKOL TERHADAP MUTU IKAN PINDANG TONGKOL (Auxis thazard)
  540. STUDI POPULASI ALGA LAUT MAKROBENTIK DI PANTAI PASIR PUTIH SITUBONDO
  541. GENETIKA PEWARISAN TRIKOMA PADA DAUN KEDELAI (Glycine max L. Merrill)
  542. UJI SARI WORTEL (Daucus carota) UNTUK MENCEGAH NEKROSIS SEL HATI MENCIT (Mus musculus) YANG DISEBABKAN BAHAN TOKSIK CCl4
  543. PENGARUH SUHU DAN LAMA PENGERINGAN DENGAN MENGGUNAKAN CABINET DRYER TERHADAP KADAR AIR, PROTEIN DAN LEMAK PADA JAMUR TIRAM PUTIH (Pleurotus ostreatus)
  544. PENGARUH SUHU DAN LAMA PENGERINGAN TERHADAP MUTU TEPUNG IKAN LEMURU (Sardinella longiceps)
  545. PENGARUH JENIS PELARUT DAN KONSENTRASI EKSTRAK UMBI GADUNG (Dioscorea hispida Dennst.) TERHADAP MORTALITAS LARVA Aedes aegypti L.
  546. IDENTIFIKASI TUMBUHAN PENEDUH JALAN DI JALAN MAHKOTA KALITENGAH LAMONGAN
  547. PENGARUH BERBAGAI MACAM KOMPOSISI PADA MEDIA JERAMI TERHADAP PERTUMBUHAN MASSA SEL BIBIT JAMUR MERANG (Volvariella volvacea)
  548. JUMLAH BAKTERI Escherichia coli PADA MINUMAN ES CAMPUR YANG DIJUAL DI DAERAH TLOGOMAS KECAMATAN LOWOKWARU KOTA MALANG
  549. STUDI TENTANG KANDUNGAN BAKTERI Escherichia coli PADA ES CREAM TRADISIONAL DI KELURAHAN KADEMANGAN KECAMATAN KADEMANGAN KABUPATEN BLITAR
  550. ANALISIS KUALITAS NATA DARI BERBAGAI BAHAN BAKU DENGAN PENAMBAHAN GULA KELAPA
Mudah - mudahan judul skripsi diatas bisa dijadikan referensi awal untuk menyusun tugas akhir maupun skripsi sahabat mahasiswa sekalian.


Kami mengucapkan terima kasih banyak telah sempat mengunjungi blog kami yaitu situs download skripsi gratis, tidak tepat jika sahabat mahasiswa sekalian sempat dan senantiasa meninggalkan komentar pada form komentar di bawah untuk mengeluarkan pendapatnya tentang article skripsi jurusan biologi.

0 comments:

Post a Comment

Silahkan Isi Komentar anda mengenai blog article skripsi yang ada di blog kami. mudah - mudahan article skripsi yang ada di blog kami bisa bermanfaat dan bisa dijadikan referensi dalam menyelesaikan tugas akhir, tesis maupun skripsi sahabat mahasiswa semuanya.

Jika Anda membutuhkan Skripsi lengkap semua jurusan dengan format doc, kami menyediakan paket mega skripsi, yaitu paket kumpulan skripsi lengkap semua jurusan dalam 1 dvd yang berisi lebih dari 3200 skripsi.
PESAN DISINI

INGIN MELIHAT SKRIPSI LAINNYA ! SILAHKAN LIHAT DI SINI . . .

MEDIA DOWNLOAD SKRIPSI GRATIS

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...